Semua Berita

Hari raya Idul Adha diperingati ICON+ dengan turut memotong hewan kurban untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan (11/8). Bekerjasama dengan DKM Masjid Nurul Hikmah, pemotongan hewan kurban dilakukan setelah shalat Idul Adha di Kantor ICON+ Gandul.

PLT Direktur Utama ICON+, Hikmat Drajat ikut menghadiri acara ini didampingi oleh Plt Direktur Electricity and Wholesale Business. Penyerahan sapi dilakukan secara simbolis oleh Hikmat Drajatkepada Panitia Pelaksana kurban dengan disaksikan oleh ICONers yang hadir.

Ketua Panitia Qurban ICON+, Muhammad Naufal Farisi dalam sambutannya menyampaikan bahwa estimasi jumlah kantung hasil pemotongan kurban mencapai 1780 bungkus. Tak lupa, Naufal juga menghaturkan terimakasih kepada seluruh ICONers yang telah membantu terlaksananya pemotongan hewan kurban tahun ini.

Pada Idul Adha tahun 1440 Hijriah ini, Keluarga besar ICON+ berkurban 11 ekor sapi dan 16 ekor kambing sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian kepada sesama. Pemotongan kurban ini melibatkan sekitar 40 orang ICONers, pengurus DKM dan penduduk sekitar untuk membantu proses pemotongan hingga pembagian daging kurban kepada warga di wilayah Gandul, Cinere, Limo, Sawangan, Depok, Mampang, Pasar Minggu, Durentiga, Cawang dan termasuk 5 Yayasan/Pesantren. Masing-masing pemilik kupon berhak mendapatkan kurang lebih 2,5 kg daging kurban.

Setelah hampir empat tahun berkarya di ICON+, Kuswowo memberikan tongkat estafet tugas dan tanggung jawabnya sebagai Direktur Keuangan & SDM kepada Anindita Eka Wibisono. Serah terima jabatan berlangsung di PT PLN (Persero) dengan dihadiri jajaran Direksi PLN serta disaksikan oleh Direksi dan Dewan Komisaris ICON+ (31/7). Berbeda dengan nama jabatan sebelumnya, Anindita Eka Wibisono menjabat sebagai Direktur Finance and Human Capital.

PLN Group, yang terdiri dari PT PLN (Persero), PT PJB, PT PJB Services, dan ICON+ meluncurkan program “Green Smart Power” di Atrium Tunjungan Plaza 3 Surabaya, Sabtu (27/7). Program yang menyasar industri dan kaum millennial menengah keatas ini akan memberi kemudahan bagi para pelanggannya untuk memulai gaya hidup ramah lingkungan.

Green Smart Power merupakan solusi dari kebutuhan millennial era sekarang yang ingin merubah gaya hidup menjadi lebih ramah lingkungan. Dalam program ini, energi listrik yang selama ini bersumber dari pembangkit bahan bakar fosil, nantinya akan digantikan dengan pembangkit bertenaga surya. Hal ini dilakukan untuk menjawab tantangan dimasa depan saat energi fosil makin lama akan habis dan tergantikan dengan energi terbarukan

Para pelanggan tidak perlu memi­kirkan seluk beluk soal solar panel dan perangkat lainnya, karena semua telah dikerjakan oleh tenaga ahli dari PLN Group. Para pelanggan cukup memilih sistem pembayaran yang ada, setelah itu langsung dapat menikmati layanan green smart power ini.

ICON+ sebagai penyedia layanan internet turut berpartisipasi dalam program penyelamatan lingkungan ini. Green Smart Power akan memberikan layanan panel surya, listrik tanpa padam, dan juga jaringan internet. ICON+ sebagai penyedia layanan internet akan berkolaborasi dengan anak perusahaan PLN lainnya untuk menyediakan one stop solution  bagi pelanggannya. Ini adalah bentuk komitmen ICON+ untuk memberikan added value bagi para pelanggannya.

Pada hari kedua, Ajun Muhammad Imanto selaku Manager Pemasaran & Penjualan ICON+ SBU Surabaya mengisi talkshow terkait Green Smart Power dengan menampilkan smart home sebagai implementasinya.

ICON+ SBU Balikpapan telah menjadi salah satu bagian dari Generasi milenial, terbukti dengan di era digital seperti sekarang ini, ICON+ SBU Balikpapan memberikan fasilitas wifi gratis ke area – area seluruh Kalimantan demi memenuhi kebutuhan digital. Dengan target yang paling gencar dibidik adalah kaum milenial karena kaum milenial adalah makhluk digital.

Their world is practically all about internet and tech, kaum milenial menghabiskan rata-rata 25 jam per minggu berselancar di dunia maya. Mereka menjelajahi web, blog, dan media sosial, serta saling berbagi, menyukai, hingga mengomentari semua konten yang mereka temukan.

Melalui acara olahraga Basket yang bertajuk “Let’s Go 3 On 3”, pada 19 Juli 2019 s/d 21 Juli 2019 bertempatkan di Balikpapan Plaza, ICON+ SBU Balikpapan tidak melewatkan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan Comnetz kepada pengunjung yang datang. Salah satu cara yang digunakan adalah dengan membuka Booth yang kekinian, sehingga membuat daya tarik untuk para anak muda menghampiri booth ICON+.

ICON+ pun membagikan beberapa souvenir kepada pengunjung yang telah berhasil Log In untuk mengakses Comnetz di area Balikpapan Plaza.

Dihari akhir acara, Walikota Balikpapan mengunjungi booth ICON+ dan memberikan apresiasi atas dukungan dan partisipasi ICON+.

Banyak usaha lainnya yang dilakukan oleh tim ICON+ SBU Balikpapan untuk memperkenalkan Comnetz, seperti mempromosikan melalui sosial media, brosur, dan mengunjungi langsung area yang telah terpasang comnetz, dan aktif mensosialisasikan cara mengakses wifi gratis kepada para pengunjung.

 

ICON+ selaku perusahaan yang bergerak pada bidang telekomunikasi turut berpartisipasi dalam kegiatan International Smart City Expo & Forum yang berlangsung pada 17 – 19 Juli 2019 kemarin. Kegiatan yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center ini dalam rangka menjawab tantangan mengenai tata kota berbasis teknologi “Smart City”.

            ICON+ berhasil menjawab tantangan perkembangan zaman menuju era digitalisasi dengan berbagai produk yang dapat menunjang keberadaan Smart City. Selama pameran berlangsung, Booth ICON+ ramai dikunjungi sejumlah instansi di antara pemerintah provinsi maupun kota. ICON+ sukses menarik perhatian pengunjung dengan sejumlah produk yang dipamerkan diantaranya Comnetz, I-SEE dan AIRSale.

Pameran yang dibuka langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla ini melibatkan ratusan perusahaan yang bergerak dibidang industri air, air limbah, pengelolaan limbah, energi baru terbarukan, kolam renang, keamanan, proteksi kebakaran, SAR, penanggulangan bencana, K3 dan pengembangan kota cerdas.

Pameran yang diikuti oleh 560 peserta ini diprediksi dapat mendorong investasi pengembangan Smart City di Indonesia hingga US$ 400 Juta. Diharapkan dengan adanya pameran ini akan mendukung pelaksanaan program Kemendagri mengenai 100 Smart City.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Sugeng Chairuddin menyampaikan di tahun 2020 tidak ada lagi pengadaan belanja internet di OPD karena semuanya sudah terpusat di Dinas Komunikasi dan Informatika.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Jaringan Telekomunikasi Pemerintah Kota Samarinda di Command Center Room Diskominfo Kota Samarinda, yang langsung dipimpin Sekda dan dihadiri seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkot Samarinda, Kamis 18 Juli 2019.

Rakor membahas persoalan belanja bandwidth internet yang rencananya segera disatukan melalui Diskominfo Kota Samarinda sebagai sentralnya.

ICON+ diberi kesempatan untuk mempresentasikan “Jaringan Komunikasi – Pemerintah Kota Samarinda”. yang disampaikan oleh General Manager SBU Regional Balikpapan, Lantip Sasmito. Dalam presentasi tersebut, Lantip menjelaskan beberapa hal diantaranya ;

  1. Jumlah Titik OPD, Internet, CCTV, MS Router
  2. Node Metro, CCTV Seluruh OPD
  3. Topologi Network Diskominfo Samarinda
  4. MRTG Metronet & Internet Diskominfo Samarinda
  5. Dokumentasi Monitoring CCTV

Kepala Dinas Diskominfo Aji Syarif Hidayatullah dalam kesempatan tersebut menyampaikan beberapa keunggulan ICON+ sehingga dipilih Pemkot sebagai penyedia jaringan komunikasi di Samarinda. selain ICON+ merupakan anak perusahaan PLN yang aktivasinya memanfaatkan tiang listrik sehingga lebih cepat, tim tekhnis ICON+ juga berkantor di Kota Samarinda sehingga cepat merespon laporan gangguan.

“Kita mempercayai ICON+ dengan pertimbangan bisa mencakup daerah pinggiran. Dan saya yakin ICON+ tidak akan mengorbankan nama besarnya hanya untuk coba-coba saja,” pungkasnya.

Pembangunan sistem komunikasi di kota Samarinda sejalan dengan program Walikota untuk membuat konsep smartcity  dengan salah satunya integrasi sistim jaringan antara OPD di lingkungan Kota Samarinda.

“Jaringan komunikasi tersebut kemudian akan dimanfaatkan untuk mengintegrasikan aplikasi–aplikasi yang sudah dibangun lebih dulu oleh OPD” tutupnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan teknologi komunikasi dan informatika di wilayah belitung Timur, ICON+ mempersembahkan internet desa yang dikenal dengan sebutan ides cafe.

Bertempat di Bumdes Desa Lenggang,Kecamatan Gantung,Belitung Timur, ICON+ menggelar launching ides cafe dengan dihadiri kepala OPD di lingkungan pemerintahan kabupaten Belitung dan Forkomindo serta warga setempat (10/7)

Tak hanya ides cafe, ICON+ turut mempersembahkan portal website untuk Desa Lenggang yang dapat dimanfaatkan sebagai media promosi potensi daerah sehingga dapat menarik perhatian wisatawan maupun para investor.

Program internet rakyat yang dipersembahkan ICON+ kepada pemerintah daerah ini juga sejalan dengan program desa berlistrik dan berinternet yang diusung oleh PT PLN Persero.

Sebagai anak perusahaan PLN yang berkontribusi besar terhadap digitalisasi proses bisnis PLN, ICON+ tak urung mempersembahkan konektivitas terbaik kepada masyarakat di lokasi ides cafe berdiri.

Direktur Keuangan dan SDM ICON+, Kuswowo dalam sambutannya berharap kehadiran ides cafe di Belitung Timur dapat dimanfaatkan secara optimal oleh komunitas lokal, baik kelompok tani maupun UMKM,  anak-anak didik serta pemerintah setempat.

“Dengan ides cafe, para pengusaha dapat memperluas pasarnya.  Pegawai negeri dan jajaran pemerintah dapat mempromosikan potensi lokal dan murid-murid dapat membuka cakrawala”

Sementara itu Bupati Belitung Timur, Yuhsi Ihza dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada ICON+ yang telah menjadi mitra Pemda dalam memberikan jaringan komunikasi ke kecamatan sampai ke desa-desa serta mensupport kominfo dalam memfasilitasi daerah menggunakan sistem pemerintahan berbasis teknologi.

“Saya berharap dengan kerjasama yang terjalin antara Belitung Timur dan ICON+ dapat menjadikan Desa Lenggang sebagai percontohan desa internet yang maju dan modern mengikuti era digitalisasi dan globalisasi bagi desa-desa di provinsi Bangka Belitung” ucapnya.

Dalam kesempatan kali ini,  PT PLN Persero selaku induk perusahaan ICON+ juga turut memberikan kado istimewa bagi 35 warga Belitung Timur yang rumahnya belum dialiri listrik dengan memberikan listrik gratis beserta satu paket sembako.

Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Joko Nurastanto selalu manager PLN UP3 Belitung.

“Mudah-mudahan listrik dan internet gratis menjadi kontribusi kami (PLN Grup)  dalam membangun Belitung Timur, negeri Laskar Pelangi” tutupnya.

Launching ides cafe ditandai dengan penekanan tombol peresmian oleh Bupati Belitung Timur didampingi ICON+, Kominfo serta PLN.

Pada kesempatan kali ini, ICON+ juga melakukan penandatanganan kerjasama dengan Universitas Terbuka terkait Pembelajaran Jarak Jauh.

PLT Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia PT Indonesia Comnets Plus, Kuswowo dan Direktur Korporasi dan Pengembangan Bisnis Perusahaan Umum (Perum) Pembangunan Peruhaman Nasional, Galih Prahananto baru saja menandatangani surat kesepakatan kerjasama pada hari selasa (9/7). Kerjasama ini dalam rangka meningkatkan pengembangan sistem informasi dan telekomunikasi yang ada pada Perumnas.

Penandatanganan yang berlangsung di Jakarta ini akan membuka kerja sama antara ICON+ dan Perumnas berupa Open access di lokasi Transit oriented Development (TOD) perumnas yaitu TOD Tanjung Barat, TOD Pondok Cina, TOD Rawabuntu, Aparment, dan kawasan landed yang dimiliki oleh Perumnas. TOD merupakan salah satu pendekatan pengembangan kota yang mengadopsi tata ruang campuran dan maksimalisasi penggunaan angkutan massal seperti Busway, MRT, LRT, serta dilengkapi jaringan pejalan kaki/sepeda. Lokasi perumahan TOD nantinya akan tersedia layanan Internet, CCTV, Smarthome, Billing System, Airliss, Comnetz dan layanan ICON+ lainnya.

Selain karena sama sama perusahaan BUMN, Perumnas memilih bekerja sama dengan ICON+ karena ICON+ dianggap telah memiliki infrastruktur yang lengkap dan coverage fiber optic yang luas (national wide). ICON+ sangat mengapresiasi kerjasama ini karena Perumnas merupakan pelanggan potensial bagi ICON+.

Dalam waktu dekat Perumnas telah memberi kepercayaan kepada ICON+ untuk memberi fasilitas akses di Apartmen yang sudah siap yaitu  Sukaramai Medan dengan total unit 1635 dan saat ini ocupansi nya -/+ 300 homepass.

Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) sendiri adalah BUMN yang bergerak di bidang perumahan dan permukiman. Perusahaan yang didirikan pada 18 Juli 1974 ini telah melaksanakan pembangunan perumahan dan permukiman lebih kurang 400 lokasi di Indonesia dengan total 500.000 unit rumah. Dengan adanya kerjasama ini diharapkan dapat terjalin hubungan yang baik dan saling menguntungkan antara Perumnas dan ICON+

Sebagai bentuk kesungguhan dalam menciptakan suatu proses Hubungan Industrial yang baik, ICON+ mengadakan program Sharing Session terkait Pengelolaan Hubungan Industrial bersama dengan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (2/7)

Pelaksanaan Sharing Session yang digelar di Gedung Manhattan Square, Jakarta Selatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Tim LKS Bipartit ICON+, Serikat Pekerja, pihak kebijakan SDM ICON+ serta perwakilan dari Pengelola Hubungan Industrial di PT Perusahaan Gas Negara Tbk.

Kedua Perusahaan bertukar ide tentang tatacara menyelenggarakan suatu hubungan komunikasi yang baik dan tepat sasaran antara pihak manajerial perusahaan dengan pegawai perusahaan agar dapat tercipta suatu Pengelolaan Hubungan Industrial yang ideal.

Tak hanya itu, PT Perusahaan Gas Negara Tbk. menampilkan aplikasi pegawai yang dapat mengakomodir segala kebutuhan komunikasi antara pegawai dengan pihak SDM perusahaan.

Sebagai salah satu dari anak perusahaan PLN yang bergerak dalam bisnis digital, maka diharapkan ICON+ dapat menjadi perusahaan yang mampu melaksanakan digitalisasi dalam Pengelolaan Hubungan Industrialnya.

Dengan terus diselenggarakannya Sharing Session bersama dengan perusahaan besar lain di Indonesia diharapkan ICON+ dapat terus melakukan pembenahan dalam Pengelolaan Hubungan Industrial agar segala proses Hubungan Industrial di ICON+ dapat berjalan sesuai harapan.

Dalam kesempatan tersebut para pihak terkait setuju bahwa dengan Pengelolaan Hubungan Industrial yang baik dapat memberikan pengaruh positif dalam memaksimalkan potensi insani dari setiap pegawai yang berada di ruang lingkup perusahaan.

PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur bersinergi dengan PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) (anak perusahaan PLN) dengan melakukan joint planning session forum) tanggal 26 Juni 2019 di Kantor PLN UIW NTT.

Acara yang bertajuk “The Power of Sinergy Implementation (JPS) PLN UIW NTT & ICON+ , General Manager PLN UIW NTT Ignatius Rendroyoko mengatakan, “Pertemuan ini diagendakan kerjasama dengan ICON+ untuk mendukung PLN NTT dalam membangun sistem teknologi informasi dan telekomunikasi yang akan memungkinkan PLN NTT mencapai performa terbaik.” Ungkapnya

Pertumbuhan teknologi dan perubahan dinamis pada lingkungan kerja di saat ini dan kedepan membuat perusahaan harus beradaptasi untuk bertahan, lanjutnya. “Dalam menjalankan bisnis kelistrikan, PLN NTT masih membangun sistem, mengembangkan pasar, melakukan operasi dan pemeliharaan, dan melayani pelanggan listrik yang akan berdampak langsung pada perkembangan ekonomi regional di NTT. PLN juga tetap harus melakukan efisiensi, memanfaatkan asset, memaksimalkan otomatisasi untuk kecepatan dan keakuratan pelayanan, dan terus menjalankan sistem yang memprovide akurasi dalam hal finansial dan administrasi, serta melihat peluang untuk keuntungan kedua belah pihak bersinergi dalam PLN Group”tambahnya

PLN juga harus beradaptasi mengikuti tantangan global dunia melalui kolaborasi dan sharing dalam pengelolaan sistem aplikasi dan Big Data yang dimiliki, sudah saatnya PLN juga turut mendurkung perusahaan BUMN logistic dan Perdagangan saling bersinergi untuk melakukan program pembenahan dan penyeragaman data logistic melalui system digital yang dimiliki ICON+ sehingga dapat terukur dan termonitor guna memberikan efisiensi dan optimalisasi kegiatan operasional perusahaan. Saya yakin ICON+ bisa membantu kita semua untuk mewujudkan hal tersebut” ujarnya

Sementara itu PLT Direktur Solusi dan Operasional Pemeliharaan Ketenagalistrikan, Ardian Cholid dalam sambutannya menyampaikan bahwa ICON+ sebagai penyedia infrastruktur dan aplikasi IT di lingkungan PT PLN (Persero) siap dan sangat mendukung kerja sama di bidang telekomunikasi dan IT dengan pemanfaatan dan monetisasi aset kabel Fiber Optic (FO) di PLN UIW NTT yaitu disepanjang daratan Pulau Timor dan Flores.

Dalam agenda JPS tersebut, ICON+ menyampaikan informasi tentang Jaringan dan Layanan untuk PLN UIW NTT berupa : Wifi Acces Point, Video Conference (i-VIP), CCTV/i-see (smart CCTV), IP Telephoni, Manage Service PC dan Laptop, dan Command Center. Saat ini, kerja sama yang telah dilakukan oleh PLN UIW NTT dengan ICON+ berupa layanan internet, IPVPN, VSAT, Metronet, dan Vicon.

Dalam acara FGD, masing-masing Senior Manager, Manager UP3 dan Manager sub bidang di PLN menyampaikan permasalahan/kendala yang terjadi dalam proses bisnisnya serta kebutuhan yang diperlukan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dalam kaitannya dengan digitalisasi system yang dimiliki saat ini.

Dipenghujung acara dilakukan penandatanganan MoU dan Komitmen Pembahasan JPS antara lain: Inisiatif serah terima operasi aset FO PLN UIW NTT ke ICON+, Kebutuhan pengelolaan SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) / sistem komputerisasi dan sistem komunikasi terintegrasi berfungsi melakukan pengawasan, pengendalian serta akuisisi data dari peralatan proses secara real time dari jarak jauh seperti di sistem Timor dan Sistem Flores, Kebutuhan untuk Energy Mangement System (EMS) dan monitoring pembangkit, Layanan PABX/Telicon antar-GI, Command Center APKT CCTV instalasi gedung, dan Implemetasi meter two ways : ICON+ akan menyiapkan komunikasi data dan ini semua agar sistem di NTT lebih mudah, effisien dan handal dalam melayani masyarakat NTT.