Semua Berita

ICON+ dan PLN Tarakan resmi menandatangani kesepakatan bersama terkait pengembangan infrastruktur, TI dan Aplikasi di PLN Tarakan. Penandatangan kerjasama dilaksanakan di Mercure Kuta Hotel  dan dilakukan oleh Plt Direktur Utama ICON+, Iwan Purwana dan Direktur Utama PLN Tarakan, I Ketut Wiriana (31/01). Turut hadir dalam acara tersebut GM SBU Balikpapan, Lantip Sasmito dan GM SBU Denpasar, Yulianto Sri Hartadi.

“ICON+ akan akan berusaha untuk mengeksekusi dengan cepat dan diharapkan aplikasi dari ICON+ dapat memberikan nilai serta membantu PLN Tarakan dalam meningkatkan revenue selaku anak Perusahaan” ujar Iwan Purwana dalam kata sambutannya.

Sementara itu, I Ketut Wiriana dalam sambutannya mengungkapkan bahwa nantinya semua proses bisnis PLN Tarakan akan menggunakan aplikasi yang akan di support oleh ICON+. “Terdapat 7 region PLN Tarakan yang saat ini mengelola tenaga kerja dan perlu di dukung oleh IT yang memadai, terutama aplikasi Video Conference agar dapat mempermudah proses bekerja di Internal PLN Tarakan”. Ujarnya.

Kerja sama ini merupakan wujud dari sinergi anak perusahaan PLN Group dan nantinya di harapkan dapat di kawal bersama dalam membangun aplikasi yang terintegrasi.

Bertempat di Hotel Grand Aston City Hall, Medan, ICON+ SBU Regional Medan menggelar Customer Loyalty Gathering, pada Rabu (29/1). Acara ini sendiri merupakan bentuk apresiasi ICON+ SBU Regional Medan terhadap kesetiaan pelanggan dalam menggunakan produk dan layanan ICON+.

Ceceng Muhaimin, Manager Pemasaran dan Penjualan SBU Medan, dalam sambutannya mengatakan bahwa telah sejak lama ICON+ SBU Regional Medan ingin memberikan apresiasi yang tinggi kepada para pelanggan setianya. “Selain itu, ini juga merupakan ajang silaturahmi antara ICON+ dengan para pelanggan,” ucapnya.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah pelanggan loyal ICON+, baik dari swasta, PLN, maupun pemerintahan. Tak hanya silaturahmi, ajang tersebut juga dimanfaatkan ICON+ SBU Regional Medan untuk melakukan sharing knowledge product dari PT PLN Bright Batam.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut ICON+ SBU Regional Medan juga menandatangani kontrak kerja sama antara ICON+ SBU Regional Medan dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Deli Serdang.

Wakil Bupati Kab. Belitung, Isyak Meirobie beserta rombongan baru saja berkunjung ke Kantor ICON+ Gandul (23/01). Kunjungan tersebut di terima dan di sambut baik oleh Direktur Digital Solution and Business Development, Ivan Cahya Permana.

“ICON+ gandul merupakan objek vital nasional yang mendukung seluruh sistem telekomunikasi kelistrikan dengan keunggulan infrastrutur jaringan fiber optic yang sudah tersebar di seluruh Indonesia. Tentunya hal ini berarti, kami dapat mengakomodir total solution digitalisasi komunikasi termasuk untuk Kab Belitung”.

Isyak Meirobie merespon baik sambutan yang telah diberikan ICON+ sebagai tuan rumah. “Kami Ingin merealisasikan 18 program Unggulan Pemerintah Kab Belitung yang salah satunya dengan membangun infrastruktur jaringan handal yang dapat di support oleh ICON+ selama 4 tahun ke depan”. Ujar Isyak di tengah-tengah kata sambutannya. Selanjutnya, Isyak Meirobie juga memberikan apresiasi dan sangat terkesan dengan jaringan CCTV milik ICON+. Nantinya, menurut Isyak, CCTV tersebut akan dimanfaatkan sebagai pusat pemantauan masyarakat di lapangan dan sebagai solusi untuk memberikan peran nyata pemerintah kab belitung dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selanjutnya, Wakil Bupati Belitung beserta rombongan mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung ruang NOC, Data Center dan Contact Center ICON+. Dalam Kunjungan ke NOC, Isyak Meirobie menginginkan agar ICON+ dapat membantu pemerintah Kab Belitung dalam mengolah data warga tidak mampu di Kab Belitung agar bantuan dari pemerintah bisa tepat sasaran karena selama ini yang terjadi adalah profile-ing yang bias di Pemerintahan Kab Belitung.

Di penghujung acara, GM SBU Palembang, Ratriani Kartika Mahanani mengucapkan terimakasih atas kepercayaan Pemerintah Kab Belitung kepada ICON+ sebagai mita untuk merealisasikan program Smart Island dan penyelenggaraan E-Government di lingkungan Kab Belitung.

“Dengan kunjungan ini, saya harap dapat semakin meningkatkan kerja sama yang erat antara ICON+ dan Pemerintah Kab Belitung” tutup Katrin.

 

Daftar kiprah ICON+ dalam menghadirkan koneksi internet untuk masyarakat desa bertambah panjang. Senin (20/1) lalu, bertempat di Auditorium Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Internet Desa Marasa resmi diluncurkan oleh Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Hj. Enny Angraeny Anwar dan Plt. Direktur Utama ICON+ Iwan Purwana.

Internet Desa Marasa (Mandiri, Cerdas, dan Sehat) merupakan program hasil kerja sama Pemprov Sulawesi Barat dan ICON+. Program ini menyediakan koneksi fiber optic dan fasilitas internet di desa-desa seluruh Sulawesi Barat. Pada tahap pertama, saat ini ada sebanyak 32 desa yang telah menikmati koneksi internet ini.

Enny dalam sambutannya mengatakan bahwa penyediaan infrastruktur teknologi informasi yang memadai sangat diperlukan.

“Ini akan mempermudah masyarakat mengakses informasi dari luar wilayah, sekaligus dapat mempromosikan potensi-potensi yang ada di daerah masing-masing,” ucap Enny.

Sementara itu Plt. Direktur Utama ICON+ Iwan Purwana menyampaikan, kerja sama antara ICON+ dengan pemerintah-pemerintah daerah telah berlangsung cukup lama. Tujuannya, ialah menghadirkan manfaat teknologi informasi di tengah-tengah masyarakat.

Iwan berharap kerja sama antara ICON+ dan Pemprov Sulawesi Barat akan terus berlangsung dan membawa kebaikan bagi Provinsi Sulawesi Barat.

SMK Negeri 1 Ngasem, Kediri yang terdiri dari 72 siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan 10 guru pendamping baru saja berkunjung ke kantor ICON+ SBU Surabaya pada Selasa 14 Januari lalu. SMK Negeri 1 Ngasem adalah salah satu pelanggan ICON+ sejak tahun 2019 dengan layanan internet dedicated dan juga internet broadband.

Pada kunjungan tersebut, ICON+ memperkenalkan dunia industri secara nyata khususnya dibidang Jaringan Telekomunikasi, dalam hal ini fiber optic, yang mungkin selama ini murid-murid SMK Negeri 1 Ngasem hanya mendengarkan teori-teori di dalam kelas. Selain itu, para siswa dipersilahkan untuk melihat langsung lingkungan kerja yang sebenernya agar para siswa tidak kaget ketika mereka terjun ke lapangan yang tentunya sesuai dengan keahlian.

Acara tersebut di buka oleh General Manager SBU ICON+ SBU Regional Surabaya, Mohammad Shodiq yang dilanjutkan dengan sambutan dari Ali Fauzi selaku Kepala Kompetensi Keahlian TKJ SMK Negeri 1 Ngasem, Kediri.

Acara bersifat fun dan tidak kaku, karena diselipi dengan fun game dan juga ice breaking untuk mencairkan suasana yang disertai juga dengan pembagian hadiah bagi para siswa yang memenangkan fun game tersebut. Hadiah juga diberikan kepada para siswa yang berani mengajukan pertanyaan.

Selain pemberian materi mengenai profile perusahaan dan fiber optic, para siswa juga dapat melihat langsung demo penyambungan Fiber Optik.

Semoga dengan adanya kunjungan industri ini, kerjasama yang terjalin antara SMK Negeri 1 Ngasem, Kediri dan ICON+ dapat berlangsung dengan baik dan langgeng.

Setelah menjalani Uji Petik – Uji Laik Operasi (ULO) Jasa Telekomunikasi Layanan Call Center di kantor Gandul, ICON+ memperoleh lisensi jasa tersebut yang tertuang dalam Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia nomor 281/TEL/02.02/2019. ULO yang digelar pada 13 Januari 2020 tersebut didampingi oleh Suhartono selaku JFU Analis Perizinin Kelayakan Penyelenggaraan dan Penerapan Teknologi Level 4 Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika KOMINFO.

Dalam ULO tersebut, dilakukan sejumlah uji coba telepon ke nomor 150678 Contact Center ICON+ serta pemeriksaan terhadap system dan perangkat yang mendukung kinerja Contact Center ICON+. Lisensi atas jasa tersebut efektif sejak 13 Januari 2020. Keberhasilan meraih lisensi ini tak lepas dari kerja keras seluruh ICONers yang terlibat mulai dari pengajuan lisensi hingga proses ULO berlangsung.

Wakil Rektor II Institut Agama Islam Negeri Metro Lampung, Muhtar Hadi berserta rombongan baru saja berkunjung ke Kantor ICON+ Gandul (13/01). Kunjungan tersebut diterima dan disambut baik oleh General Manajer SBU Palembang, Ratriani Kartika Mahanani bersama ICONers lainnya. Dalam sambutannya, wanita yang biasa disapa dengan sebutan Katrin tersebut berujar bahwa ICON+  dan IAIN Metro sudah berkerjasama hampir 4 tahun lamanya. Ia berharap kerjasama tersebut terus langgeng dan menempatkan ICON+ sebagai mitra utama IAIN Metro dalam hal solusi IT.

Harapan tersebut disambut baik oleh Muhtar Hadi. “IAIN Metro memiliki kurang lebih 8000 mahasiswa sehingga IT merupakan kebutuhan yang mendasar sebagai penunjang dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu, ICON+ merupakan mitra strategis bagi IAIN Metro sebagai penyedia solusi IT yang dibutuhkan oleh IAIN Metro”. Ia juga tak lupa mengucapkan terima kasih atas pelayanan ICON+ kepada IAIN Metro yang selama ini telah berjalan dengan baik.

Selanjutnya Wakil Rektor bersama rombongan berkesempatan melihat secara langsung Contact Center ICON+, Ruang NOC dan Data Center. Saat kunjungan ke Data Center Muhtar Hadi meminta ICON+ untuk menawarkan solusi terkait cara mengelola data 8000 mahasiswa IAIN Metro secara aman dan handal.

Kerjasama yang terjalin antara ICON+ dan Universitas Syiah Kuala Aceh semakin erat dengan dilakukannya penandatangan Kontrak Layanan Internet Internasional Jalur II 2020 (8/1). Penandatanganan dilakukan oleh Agus Widya Santoso Selaku GM SBU Medan dan Nazaruddin Selaku Kepala UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Syiah Kuala Aceh dan di saksikan oleh Rektor Universitas Syiah Kuala, Rizal Samsul, Wakil Rektor Universitas Syiah Kuala Aceh, Sofyan Hizir dan di sambut baik oleh Direktur Electricity and Wholesale Business merangkap Enterprise Business, Ardian Cholid.

Digelar di ICON+ Gandul, kunjungan ini merupakan kunjungan ketiga yang dilakukan oleh Universitas Syiah Kuala ke kantor ICON+. Dalam kesempatan ini, ICON+ memperlihatkan demo CCTV dengan segala aspek bisnis yang menarik.  Selanjutnya yakni pemaparan skema bisnis smart parking dan smart campus tahap II. Program ini mengacu pada fasilitas-fasilitas yang mendukung semua kegiatan civitas akademika dalam melaksanakan kewajiban Perguruan Tinggi Universitas Syiah Kuala Aceh dengan menggunakan teknologi informasi sebagai tulang punggung pendukung kampus.

Acara kemudian ditutup dengan diskusi skema bisnis smart parking dan smart campus unttuk mencapai kesepakatan di antara kedua belah pihak. Dengan dilaksanakannya tanda tangan kontrak ini maka diharapkan ICON+ dapat menjadi bagian dalam perkembangan Universitas Syiah Kuala Aceh.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana banjir, ICON+ bersama dengan 20 mitra kerja Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) lainnya memberikan bantuan logistik bagi masyarakat yang terkena dampak banjir di wilayah Cengkareng dan Kalideres, Jakarta Barat (7/1). Dari ICON+, bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan dan kebutuhan bayi, baju layak pakai, dan sembako. Semua bantuan tersebut hasil dari sumbangan ICONers.

Secara simbolis bantuan diserahkan langsung oleh Menteri Kominfo Johnny G. Plate kepada Suprapto, selaku Kepala Sekretariat Pengelola Masjid Raya KH. Hasyim Asya’ari Semanan, Kalideres, Jakarta Barat. Johnny mengatakan, dalam rangka solidaritas dan sebagai wujud dari kesadaran sosial, Kominfo mengajak para mitra kerja untuk bersama-sama membantu warga korban banjir.

“Ini kan ada masalah banjir, Kementerian Kominfo juga dalam rangka berbagai rasa dan berbela rasa dengan masyarakat ikut ambil bagian dalam membantu meringankan korban banjir, bantuan-bantuan dari mitra kerja ini dikoordinir oleh Kominfo. Bantuan tersebut berupa logistik, ada yang cepat saji yang tersedia sesuai dengan kebutuhan mereka, baik makanan maupun peralatan sehari-hari,” ungkap Johnny

Dengan mengajak mitra kerja, Menteri Kominfo berharap bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya ini bisa membantu meringankan warga masyarakat yang sampai sekarang masih berada di tempat pengungsian Masjid KH. Hasyim Asy’ari Kalideres.

“Jangan diukur dari jumlahnya atau waktunya yang sudah agak terlambat, tapi ini bagian dari silaturahmi dan rekatan kebangsaan kita. Itulah indahnya kita hidup sebagai bangsa, di mana kita saling membantu, kita saling memperkuat saat salah satu dari saudara kita mengalami kesulitan,” terang Johnny.

Selain disalurkan di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, bantuan dari Kementerian Kominfo dan mitra kerja ini juga disalurkan di beberapa daerah lainnya yang terdampak banjir, seperti Jakarta Timur, Bogor, Bekasi, Depok dan beberapa daerah lainnya. Atas kerja cepat dan tanggap membantu korban banjir, Menkominfo menyampaikan terima kasih kepada 20 mitra kerja yang meningkatkan solidaritas secara bersama-sama.

“Saya berterima kasih kepada mitra kerja, mereka bereaksi sangat cepat kesadarannya, sangat tinggi mengumpulkan bantuan sesuai kebutuhan,” kata Johnny.

Pada kesempatan itu, Menteri Kominfo meminta masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, bahwa musim hujan diperkirakan berlangsung hingga bulan Februari atau Maret mendatang.

Dia juga meminta masyarakat untuk tidak segera mempercayai informasi yang menyesatkan yang berkaitan dengan banjir. Lebih lanjut, Menteri Kominfo juga mengingatkan warga untuk turut berperan dalam menjaga lingkungan, salah satunya membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Menanggapi banjir yang menimpa sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya, menteri BUMN Erick Thohir datangi posko siaga PLN yang berada di Kantor PLN Distribusi Jakarta Raya (PLN Disjaya), Gambir, Jakarta Pusat (2/1).

Salah satu yang menjadi tujuannya adalah melihat kesiapan agen contact center PLN dalam menanggapi komplain maupun pertanyaan masyarakat terkait kebijakan pemadaman listrik yang harus PLN lakukan di sejumlah titik wilayah terkena banjir.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Erick Thohir mengapresiasi kebijakan PLN untuk memadamkan listrik di lokasi banjir demi keselamatan. GM PLN Disjaya, M.Ikhsan didampingi Plt Direktur Electricity dan Wholesale ICON+ nampak menemani Erick Thohir sepanjang kunjungan berlangsung.