Semua Berita

Menanggapi banjir yang menimpa sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya, menteri BUMN Erick Thohir datangi posko siaga PLN yang berada di Kantor PLN Distribusi Jakarta Raya (PLN Disjaya), Gambir, Jakarta Pusat (2/1).

Salah satu yang menjadi tujuannya adalah melihat kesiapan agen contact center PLN dalam menanggapi komplain maupun pertanyaan masyarakat terkait kebijakan pemadaman listrik yang harus PLN lakukan di sejumlah titik wilayah terkena banjir.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Erick Thohir mengapresiasi kebijakan PLN untuk memadamkan listrik di lokasi banjir demi keselamatan. GM PLN Disjaya, M.Ikhsan didampingi Plt Direktur Electricity dan Wholesale ICON+ nampak menemani Erick Thohir sepanjang kunjungan berlangsung.

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT PLN (Persero) menetapkan Zulkifli Zaini menjadi Direktur Utama dan Amien Sunaryadi sebagai komisaris utama perusahaan setrum pelat merah tersebut.

Selain itu, hasil RUPS juga mengangkat dan menetapkan Suahasil Nazara sebagai Wakil Komisaris Utama. Sedangkan Darmawan Prasodjo menjabat sebagai Wakil Direktur Utama dan Sinthya Roesly menjabat sebagai Direktur Keuangan.

Surat Keputusan diberikan oleh Wakil Menteri BUMN 1, Budi Gunadi Sadikin, di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (23/12). Berdasarkan hasil RUPS, berikut susunan Komisaris dan Direksi PLN yang baru.

Komisaris PLN

  1. Amien Sunaryadi – Komisaris Utama/Komisaris Independen
  2. Suahasil Nazara – Wakil Komisaris Utama
  3. Ilya Avianti – Komisaris
  4. Rida Mulyana – Komisaris
  5. Deden Juhara- Komisaris Independen
  6. Budiman – Komisaris

 

Direksi PLN

  1. Zulkifli Zaini – Direktur Utama.
  2. Darmawan Prasodjo – Wakil Direktur Utama.
  3. Sinthya Roesly – Direktur Keuangan
  4. Sripeni Inten Cahyani sebagai Direktur Pengadaan Strategis 1.
  5. Djoko Raharjo Abumanan sebagai Direktur Pengadaan Strategis 2.
  6. Muhamad Ali sebagai Direktur Human Capital Management.
  7. Syofvi Felienty Roekman sebagai Direktur Perencanaan Korporat.
  8. Haryanto W.S. sebagai Direktur Bisnis Regional Jawa,Madura dan Bali
  9. Syamsul Huda sebagai Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Kalimantan
  10. Ahmad Rofiq sebagai Direktur Bisnis Maluku, Papua dan Nusa Tenggara.
  11. Wiluyo Kusdwiharto sebagai Direktur Bisnis Regional Sumatera.

(Foto : Jawa Pos)

 

Jakarta (13/12) – Setelah POLRI dengan ICON+ tandatangani kerjasama Project Charter Joint Development yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, keduanya kini sepakat untuk bekerjasama dalam rangka Pendayagunaan Sarana dan Prasarana Bersama dalam Kerangka Sharing Economy Model. Keduanya resmi melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilakukan oleh Asisten Kapolri Bidang SDM, Irjen (Pol) Dr. Eko Indra Heri S., M.M. dan Direktur Utama ICON+, Iwan Purwana di Gedug TNCC POLRI, Jakarta.

Dalam acara ini turut menyaksikan Direktur Perencanaan PT PLN (Persero), Syofvi Felienty Roekman, EVP Portofolio Management PT PLN (Persero), Noesita Indriani serta Direktur Digital Solution and Business Development ICON + Ivan Cahya Permana.

Kerjasama ini melingkupi penyediaan infrastruktur untuk mengoptimalkan aset-aset strategis POLRI dengan jaringan telekomunikasi yang dimiliki oleh ICON +. Kerjasama ini dijalin dalam rangka optimalisasi produktivitas guna mendukung kegiatan operasional. Sejumlah layanan yang akan diberikan ICON+ diantaranya cctv, video conference dan managed service dalam rangka meningkatkan kualitas publik POLRI kepada masyarakat.

Sebagai upaya memberikan pelayanan prima kepada pelanggan saat Natal dan Tahun Baru, ICON+ SBU Denpasar gelar apel siaga untuk mengecek kesiapan seluruh tim dalam memberikan pelayanan di dua hari besar tersebut (6/12). Di gelar di Lapangan Kantor ICON+ SBU Denpasar, apel di hadiri oleh seluruh mitra service point dan ICONers SBU Denpasar. Usai melaksanakan apel, tim Serpo mempresentasikan kesiapan toolset dan SDM yang disaksikan langsung oleh GM SBU Denpasar, Yulianto Sri Hartadi.

Dalam sambutannya, Yulianto Sri Hartadi menyampaikan agar seluruh jajaran SBU Denpasar baik internal maupun mitra harus siap memberikan pelayanan prima saat natal dan tahun baru dikarenakan Bali merupakan salah satu destinasi utama para pelancong sehingga suasana Bali akan lebih ramai dari hari biasanya.

“Saya ingatkan kepada seluruh ICONers dan mitra untuk tetap menjalankan kaidah-kaidah K3 dalam bekerja dan harus dipastikan semua berkomitmen untuk bertugas sesuai jadwal piket yang sudah ditentukan” ujar Adi.

Selasa 03 Desember 2019, ICON+ Gandul menerima kunjungan dari STMIK Nusa Mandiri. Dalam kunjungan tersebut, acara di buka oleh Manager Fault Managemen, Muhammad Naim. Setelah acara di buka, mahasiswa/i di ajak untuk keliling mengunjungi kantor ICON+.  Di bagi menjadi dua kelompok, mahasiswa/i dapat melihat secara langsung data Center, Contact Center dan ruang NOC ICON+.  Antusias para mahasiswa/i terhadap kunjungan industri ICON+ ini sangatlah tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diberikan kepada narasumber.

Kunjungan tersebut bermaksud membuka wawasan para mahasiswa/i mengenal dunia perindustrian secara nyata yang mungkin selama ini mereka hanya dapat mendengarkan teori-teori didalam kelas. Kunjungan Industri ini juga akan menunjukan tentang banyak hal yang ada dalam lapangan kerja agar mahasiswa/i tidak kaget atau terbiasa menerima pekerjaan atau bekerja dengan sesuai keahlian. Dengan adanya kunjungan industri mahasiwa/I diharapkan dengan cepat bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan perusahaan atau dunia kerja dan juga dapat menambah berbagai ilmu pengetahuan tentang dunia industri.

Dosen STMIK Nusa Mandiri berharap ICON+ dapat menerima dengan tangan terbuka untuk kunjungan tahun berikutnya.

Universitas Jambi, 27 November 2019 – Rektor Universitas Jambi, Johni Najwan pada Rabu 27 November 2019, meresmikan pengoperasian Pojok Daring (Zona Internet Gratis) ICON+ di Kampus Universitas Jambi Mandalo. Dalam peresmian tersebut, Rektor Universitas Jambi juga didampingi oleh Direktur Electricity and Wholesale Business PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) Ardian Cholid.

Pojok Daring (Zona Internet Gratis) merupakan added value yang diberikan ICON+ untuk Universitas Jambi sebagai salah satu kontribusi ICON+ terhadap kemajuan pendidikan khususnya di wilayah Jambi. Pojok Daring (Zona Internet Gratis) juga merupakan kontribusi untuk peningkatan bandwidth per kapita yang diinisiasi oleh ICON+, anak perusahaan PT PLN (Persero) yang bergerak pada bidang penyediaan layanan telekomunikasi dan teknologi informasi.

Tujuan utama dari keberadaan Pojok Daring (Zona Internet Gratis) ialah peningkatan pendidikan melalui kemudahan akses informasi dan distance learning. Serta mendukung pendidikan berbasis digital dalam menyongsong era digital 4.0.

Selain di Kampus Universitas Jambi Mandalo, terdapat empat lokasi Pojok Daring (Zona Internet Gratis) lainnya yaitu Kampus Telanaipura, Kampus Pasar, Kampus Pondok Meja, Kampus Kedokteran Buluran Unja dan Kampus Telanai. Kedepan Pojok Daring (Zona Internet Gratis) juga akan hadir di Kampus Muara Bulian dan Kampus Sarolangun.

Dengan kehadiran Pojok Daring (Zona Internet Gratis) diharapkan  mahasiswa/i, para dosen dan seluruh civitas di UNJA dapat memanfaatkan seluas-luasnya jaringan koneksi internet di lokasi yang telah disediakan.

Dalam sambutannya, Ardian Cholid berujar, “Seperti arti sebilah keris Siginjai di paruh angsa putih pada lambang Universitas Jambi yang berarti ksatria. Maka, anggap saja Pojok Daring menjadi salah satu media perjuangan kita sebagai ksatria di era 4.0. Ksatria dalam menghadirkan internet andal untuk memberikan kemudahan akses informasi bagi civitas di Universitas Jambi”

Sementara itu, Rektor Universitas Jambi Johni Najwan berharap agar mahasiswa dapat memanfaatkan semaksimal mungkin pojok daring yang sudah di bantu oleh icon +.  “Saya berharap perkembangan dapat memberikan dampak yang positive serta memberikan manfaat besar bagi kita semua. Saya juga berharap mahasiswa bisa memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik mungkin,”bebernya.

Selain memberikan Pojok Daring, ICON+ juga menggelar Kuliah Umum untuk mahasiswa/i Universitas Unja dengan tema Revolusi Industri Digital 4.0. Sejumlah ICONers menjadi narasumber pada acara ini yaitu Rino Aulia, Ginanjar Martha, Satya Adi dan Fendy Kusuma Wardha.

Dalam rangka mendukung kegiatan pemerintah terutama terhadap kebutuhan Sistem Pemerintahan yang berbasis Elektronik (SPBE) dan untuk menghadapi perubahan jaman yang menuntut pelayanan kepada masyarakat lebih prima, cepat, praktis dan professional, maka ICON+ menggelar Government Forum 2019 yang mengangkat tema “Arsitektur Data dan Infrastruktur Untuk Mendukung Implementasi SPBE”, yang diselenggarakan pada Rabu 27 Nopember 2019, bertempat di Hotel Majapahit, Surabaya. ICON+ memandang perlunya menggelar acara ini sebagai wujud dukungan ICON+ dalam menyediakan jaringan handal untuk kesuksesan implementasi Sistem Pemerintahan yang berbasis Elektronik (SPBE).

PH GM SBU Surabaya, Ajun Muhammad Imanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa ICON+ berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk Pemerintah Daerah.

Pada kesempatan kali ini, hadir juga Tegar Hasadi selaku Manager Strategi Pemasaran PLN UID Jawa Timur yang turut memberikan informasi dan penjelasan tentang jaminan ketersedian dan kehandalan listrik dalam Implementasi SPBE di setiap Instansi dengan menggandeng ICON+ melalui Smart City, Internet Broadband dan lainnya guna menjangkau pelanggan di Jawa Timur.

Acara terasa semakin menarik dengan kehadiran Kepala Departemen Teknologi Informasi ITS Surabaya, Ir Khakim Ghozali selaku pembicara. Dalam pemaparannya, beliau memberi penjelasan tentang penyelenggaraan pemerintah yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada pengguna SPBE (Instansi Pusat, Pemerintah Daerah dan sejenisnya serta perorangan. “Dalam hal ini ICON+ dapat menjadi partner dan percepatan SPBE” ujarnya.

Seluruh peserta dengan antusias mengikuti forum ini dengan memberikan pertanyaan mengenai SPBE dan juga menyampaikan testimony singkat, seluruh peserta berharap agar forum ini dapat dilaksanakan secara rutin sebagai salah satu media informasi terutama perkembangan teknologi guna mendukung SPBE.

Keceriaan ICONers merayakan HUT ICON+ Ke-19 nampak begitu terasa di malam puncak perayaannya yang digelar di Balai Kartini, Jakarta (15/11). Mengambil tema “Never Limit your Dream, Lets Rock Our Target”, ICONers kompak mengenakan dresscode bertema Rock. Kedatangan ICONers disambut dengan sejumlah games dan photobooth di selasar foyer. ICONers juga dihibur dengan penampilan Lunar Band sebelum memasuki area ballroom.

Sekitar pukul 7 malam, pintu Ballroom dibuka dan siap menyambut antusiasme ICONers untuk mengikuti satu persatu mata acara malam Puncak Perayaan HUT ICON+ ke-19. Di awali dengan penampilan dancer yang terdiri dari sejumlah manager ICON+, berhasil mencuri perhatian ICONers yang hadir. Dengan dipandu MC Melanie Ricardo dan Omesh, acara berjalan penuh canda dan tawa.

Pada sambutannya, Plt Direktur Utama ICON+, Iwan Purwana mengajak ICONers untuk meneladani salah satu ciri khas anak Rock, yaitu rasa solid terhadap kelompoknya. “Salah satu ciri khas anak Rock adalah memiliki rasa solidaritas yang tinggi terhadap rekan-rekannya. Ini bisa kita contoh dan terapkan dalam berkordinasi dan bekerjasama untuk mencapai target. Saling back up, saling support untuk memajukan ICON+ kita tercinta” ujarnya.

Nampak turut hadir menikmati acara yaitu Komisaris Utama ICON+, Edwin Hidayat Abdullah beserta jajarannya. Tak hanya itu, hadir pula jajaran Dewan Komisaris dan Direksi terdahulu  ICON+ yang kompak bersama-sama melakukan pemotongan kue sebagai bentuk rasa syukur atas pertambahan usia ICON+.

Sebagai salah satu hiburan, ICONers diundang untuk bermain games Kahoot dengan menggunakan ponsel masing-masing. Pada games tersebut, ICONers di uji perihal pengetahuan mengenai ICON+. ICONers yang menjawab paling cepat dan paling banyak benar berhak mendapatkan hadiah. ICONers juga dihibur oleh penampilan sejumlah direksi bersama band pengiring.

Acara ini juga ditaburi sejumlah doorprize serta dua sepeda motor sebagai grandprize. Sebagai apresiasi kepada ICONers yang berhasil mengukir prestasi sehingga mengharumkan nama perusahaan, ICON+ memberikan hadiah berupa uang tunai yang disampaikan langsung oleh jajaran Direksi ICON+.

Keceriaan perayaan HUT ICON+ ke-19 terasa lengkap berkat kehadiran Naif Band untuk menghibur seluruh ICONers. Penampilan DJ-Capt yang digawangi oleh Tim Pendapatan Segmen Operator SBU TI Publik menjadi penutup acara yang ciamik.

 

Sejak menjadi satu dari 100 kabupaten kota se-Indonesia yang terpilih untuk merealisasi Smart City, Kabupaten Kutai Timur terus berbenah. Polder Ilham Maulana di Kecamatan Sangatta Utara menjadi pilihan pemerintah untuk mewujudkan percontohan Smart City.

Jumat, 15 November 2019, Wakil Bupati Kutai Timur, H. Kasmidi Bulang ST MM didampingi Kadis Diskominfo Perstik Ir Suprihanto CES, meresmikan kawasan Polder Ilham Maulana sebagai percontohan Smart City di Kutai Timur.

Dengan memadukan beberapa fasilitas rekreasi dan olahraga, kawasan yang merupakan daerah resapan air ini sangat cocok menjadi tempat berkumpulnya warga. Ditambah lagi, dengan hadirnya konsep Smart City, warga yang berada di area polder, bisa menikmati fasilitas internet gratis yang dipasang Dinas Kominfo Perstik Kutim dengan menggandeng ICON+ anak perusahaan PLN.

“ICON+ ingin mendukung kemajuan Kabupaten Kutai Timur. Dengan penyediaan jaringan antar OPD dan bisa dinikmati warga Kutim juga. Tak hanya Internet berkapasitas besar, tapi bagaimana pembangunan dan layanan fasilitas untuk masyarakat sehingga bisa berinteraksi antara satu dan lainnya.” Ungkap Rudi Mulyadi, Manager Pemasaran dan Penjualan ICON+ SBU Balikpapan.

Peresmian Smart City, juga dirangkaikan dengan peresmian penggunaan arena gocart, panjang tebing, tempat bermain anak dan fitness outdoor serta tempat berlatih bagi komunitas X games (sepeda BMX dan Skateboard) yang merupakan komunitas anak muda. Semuanya melengkapi fungsi polder sebagai tempat berkumpul warga.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru pada Senin, 11 November 2019, meresmikan pengoperasian Internet desa “Sumsel Maju untuk Semua”. Peresmian secara simbolis dilakukan di Grand Ballroom Novotel Palembang didampingi oleh jajaran pemerintah daerah serta Diskominfo Sumatera Selatan. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru juga didampingi oleh Direktur Utama PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) Iwan Purwana.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru juga meresmikan dan menyapa internet desa di lokasi lain melalui video conference. Adapun lokasi Internet desa tersebut adalah Desa Celikah, Desa Tanjung Sejaro, Desa Karang Binangun.

Dalam sambutannya, Direktur Utama ICON+ Iwan Purwana mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang telah mempercayakan ICON+ dalam menyediakan internet desa.

“Ke depan, di Sumsel akan ada 170 internet desa di tahun 2022” ujar Iwan yang disambut riuh peserta acara.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru dalam sambutannya mengungkapkan bahwa saat ini masyarakat sudah mulai ketergantungan internet. “Saya berterima kasih kepada ICON+ telah membantu Sumsel membangun apa yg tadinya tidak ada yaitu internet”

Herman Deru berharap setelah bekerjasama dengan ICON+, setiap 1 desa di Sumsel memiliki 1 hotspot free wifi.

Peresmian ini juga disaksikan oleh Kapolda Sumatera Selatan, Firli Bahuri, Direktur Utama BAKTI Anang Latif dan Daryono selaku GM PLN WS2JB serta warga yang berada di empat lokasi Ides Café melalui media video conference. Adapun lokasi Internet desa tersebut adalah Desa Celikah, Desa Tanjung Sejaro, Desa Karang Binangun.