News Details

Dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor KEP-109/MBU/2002 tanggal 4 Juni 2002 tentang Sinergi Antar Badan Usaha Milik Negara, beberapa perwakilan BUMN hadir dalam acara Focus group Discussion (FGD) BUMN sektor Logistik dan Perdagangan di Hotel Radisson Golf Convention Center Batam (18/5). Perusahaan BUMN tersebut adalah PT. POS Indonesia (Persero), PT. POS Logistik Indonesia, PT. Bhanda Ghara Reksa (BGR), PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), PT. Sarinah , PT. PLN (Persero)serta PT. Indonesia Comnets Plus (ICON+).

Dalam acara bertajuk “Integrasi BUMN Logistik dan Perdagangan dalam Era Digital” tersebut, Deputi Bidang Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata Kementerian BUMN, Edwin Hidayat Abdullah menyampaikan bahwa Pertumbuhan teknologi dan perubahan dinamis pada lingkungan kerja di masa depan membuat perusahaan harus beradaptasi untuk bertahan.

“Maka, BUMN Indonesia harus beradaptasi mengikuti tantangan global dunia melalui kolaborasi dan sharing dalam memiliki BIG DATA, sudah saatnya perusahaan BUMN logistic dan Perdagangan saling bersinergi untuk melakukan program pembenahan dan penyeragaman data logistic melalui system digital sehingga dapat terukur dan termonitor guna memberikan efisiensi dan optimalisasi kegiatan operasional perusahaan. Saya yakin ICON+ bisa membantu kita semua untuk mewujudkan hal tersebut” ujarnya.

 

Sementara itu KADIV STI PT PLN (Persero), Agus Sutiawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa ICON+ sangat berperan pada transformasi PLN dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggannya.

“ICON+ sukses melakukan digitalisasi dan modernisasi proses bisnis PLN dari hulu hingga hilir” tutur pria yang juga menjabat sebagai Dewan Komisaris ICON+ tersebut.

 

Dalam acara FGD, masing-masing Perwakilan BUMN Logistik dan Perdagangan menyampaikan portofolio perusahaan dan permasalahan/kendala yang terjadi dalam proses bisnisnya serta kebutuhan yang diperlukan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dalam kaitannya dengan digitalisasi system yang dimiliki saat ini.

 

Menangkap kebutuhan dari para peserta FGD, ICON+ yang di wakili PLT Direktur Utama, Hikmat Dradjat dalam presentasinya menyampaikan tujuan strategis transformasi BUMN di Era digital adalah untuk menjadi lebih cepat, lebih produktif, lebih efektif, dan lebih kreatif. Melihat trend industry saat ini, solusi bagi bisnis perusahaan Logistik dan perdagangan pada era globalisasi yaitu dengan memanfaatkan pola Economy sharing dan Omni channel yang terintegrasi dengan BIG DATA.

“ICON+ siap membantu memberikan solusi tersebut” ujar Hikmat penuh komitmen.

Agar peserta semakin mengenal ICON+, perusahaan yang berdiri sejak tahun 2000 itu juga menampilkan Demo Live CCTV dan ViCON dari beberapa site PT BGR, PPI dan Sarinah dilanjutkan dengan demo aplikasi fleet tracking MALIKI (Monitoring Armada dan Logistik Indonesia), aplikasi Dashboard logistic termasuk aplikasi I-meeting yang sudah digunakan pada saat berlangsung nya acara.

Acara ditutup dengan prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman dan Komitmen bersama dalam rangka mewujudkan Big Data Logistics dan Digitalization oleh semua jajaran management yang hadir dan disaksikan oleh Deputi ELKP Kementerian BUMN.