Semua Berita

ICON+ bersama Dinas Kominfo Kab.Wonosobo dan Dinas Kominfo Kab. Gunung Kidul baru saja melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman terkait Pembangunan Sinkronisasi Prioritas Program Penyediaan dan Pengembangan Jaringan Teknologi Informasi dan Komunikasi Internet Cepat di wilayah Kabupaten Wonosobo dan Gunung Kidul (23/11). Penandatanganan dilakukan oleh Plt GM SBU Semarang, Wuri Yulianto dan Eko Suryanto selaku Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Wonosobo dan Kelik Yulianto sebagai perwakilan Dinas Kominfo Kabupaten Gunung Kidul. Penandatangan disaksikan oleh Plt Direktur Keuangan dan SDM ICON+,  Kuswowo.

Kuswowo dalam sambutannya menyampaikan kembali keunggulan ICON+ sebagai penyedia layanan IT yang memiliki coverage area yang sangat luas. Ia juga mengaku antusias melakukan kerjasama dengan Dinas Kominfo wilayah Jawa Tengah untuk mengingkatkan bandwith per kapita.

“Dengan spririt seperti itu, maka kami akan memulainya dari desa ke desa” ujar Kuswowo.

Sepakat, Eka Suryanto juga mengaku senang atas kerjasama yang terjalin dengan ICON+. Ia mengaku, selama ini ICON+ memberikan respon cepat mengenai kebutuhan Dinas Kominfo Kabupaten Wonosobo. “Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan ICON+ di Dieng. Wisatawan yang datang ke Dieng dapat memanfaatkan akses gratis wifi selama 24 jam dengan kecepatan yang konstan” ujar Eko.

Sementara itu, Kelik Yulianto dalam sambutannya menyampaikan sejumlah harapan atas kerjasama yang akan terjalin dengan ICON+. Ia menekankan perlunya added value dari kerjasama antara Dinas Kominfo Kabupaten Gunung Kidul dan ICON+ yang dapat segera dirasakan oleh masyarakat Gunung Kidul.

“Ada 10 titik yang kami harap bisa dipasang CCTV ICON+” ujar Kelik.

Pada nota kesepahaman yang diinisiasi oleh SBU Surabaya ini, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan sejumlah inisiasi program guna mengembangkan Jaringan Teknologi Informasi dan Komunikasi Internet Cepat di wilayah masing-masing.

Di acara kali ini, ICON+ juga memberikan piagam penghargaan kepada Dinas Kominfo Kabupaten Gunung Kidul sebagai pelopor impelementasi jaringan fiber optik kecamatan & desa. Penghargaan diberikan oleh Kuswowo kepada Kelik Yulianto.

Keceriaan menyambut Hari Listrik Nasional ke 73, tidak hanya milik PLN Pusat. APP Cawang yang merupakan salah satu unit PLN juga turut menggelar serangkaian acara untuk memeriahkan HLN. Bekerjasama dengan seluruh unit PLN yang berada di wilayah kawasan PLN Cawang, sejumlah lomba olahraga dan kesenian digelar (2-23 / 11)

Sebagai salah satu anak perusahaan PLN yang berada di kawasan PLN Cawang, ICON+ turut andil sebagai peserta maupun penyelenggara acara. ICON+ didapuk sebagai tuan rumah acara PLN Cawang Idol dan Lomba Senam Kelompok yang digelar pada Jumat 23 November 2018.

Sepanjang perhelatan, ICONers berhasil keluar sebagai juara di berbagai cabang olahraga. Berikut prestasi ICON+ di ajang HLN 73 Kawasan PLN Cawang.

Juara 1 Tenis Lapangan Perorangan
Juara 1 Basket 3 on 3
Juara 2 Badminton
Juara 2 Bowling
Juara 2 Senam Kelompok
Juara 2 Bola Voli
Juara 3 Billiard
Juara 3 Tenis Meja

Di bidang kesenian, wakil ICONers juga berhasil naik podium. Setelah melalui ketatnya penilaian juri, ICON+ keluar sebagai juara 1 dan juara Favorit pada acara yang diberi tajuk Cawang Idol tersebut. Kemeriahan acara HLN kali ini diharapkan semakin mepererat silaturahmi seluruh unit PLN yang berada di kawasan PLN Cawang.

Sebagai salah satu perusahaan yang berperan aktif pada kemajuan industri kelistrikan Indonesia, ICON+ kembali turut serta dalam ajang Indonesia Best Electricity Award (IBEA) tahun 2018. Pada acara yang digelar di Birawa Assembly Hall, Bidakara Hotel, Jakarta ini, seluruh peserta diberi kesempatan untuk memaparkan peran perusahaannya dalam mendukung kemajuan industri kelistrikan di tanah air (15/11).

PLT Direktur Solusi dan Operasi Ketenagalistrikan ICON+, Ardian Cholid dalam presentasinya memaparkan seputar keunggulan ICON+ dalam mendukung kemajuan kelistrikan Indonesia melalui serangkaian solusi yang dimanfaatkan PT PLN (Persero) untuk dimanfaatkan dalam rangkaian proses bisnis mulai dari hulu hingga hilir. Presentasi ini dibalut ICON+ dengan sebuah tema “Pertumbuhan Berkualitas Melalui Digitalisasi Ketenagalistrikan dan Skalabiltas Pasar TIK Publik ”

Pemaparan yang disampaikan oleh ICON+ berhasil mencuri pehatian dewan juri yang diketuai Dr Tumiran. Ajang penghargaan IBEA ini menyasar pelaku usaha ketenagalistrikan yang memberikan dampak positif bagi insfrastruktur ketenagalistrikan Indonesia. Berkat peran dan sumbangsihnya, ICON+ di anugerahi penghargaan sebagai The Best Electrical Services Company. Penghargaan di terima oleh Plt Direktur Keuangan SDM ICON+, Kuswowo yang hadir pada malam anugerah IBEA didampingi oleh Sekretaris Perusahaan ICON+, Tetty Indrawati.

Penghargaan ini merupakan pembuktian sekaligus motivasi untuk semakin berkontribusi terhadap kemajuan ketenagalistrikan Indonesia. Sumbangsih tiada henti untuk berperan dalam melistriki nusantara. Go ICONers !

Dalam rangka menginisiasi kerjasama ke depan, Dinas Kominfo Kabupaten Bandung dan Dinas Kominfo Provinsi Jawa Barat berkunjung ke ICON+ Gandul untuk melihat dari dekat teknologi yang digunakan ICON+ dalam men-deliver produk dan layanan kepada pelanggan (15/11).

            Di dampingi GM SBU Bandung Ario Isworo, rombongan Dinas Kominfo Kabupaten Bandung dan Dinas Kominfo Provinsi Jawa Barat dipandu untuk meninjau langsung ‘dapur’ ICON+ yang mengedepankan kecanggihan teknologi dan infrastruktur. GM SBS Infrastruktur, Sri Hadi Agustama sebagai pimpinan ‘dapur’ ICON+ menyambut baik kedatangan Kominfo dari wilayah Jawa Barat tersebut. Untuk menjawab keingintahuan tamunya, Sri Hadi menugaskan jajaran timnya untuk memaparkan detail mengenai kehandalan produk dan jaringan ICON+ yang ditopang oleh infrastruktur memadai.

Usai mengawali pertemuan di ruang Colocation DC lantai 2 gedung ICON+ Gandul, rombongan di pandu untuk meninjau langsung ruang NOC. Manajer Fault Management, Muhammad Naim menjelaskan detail mengenai flow penanganan gangguan yang dilakukan oleh ICON+. Setelah itu, rombongan di ajak ke ruang Data Center dipandu oleh Supervisor Fasilitas Data Center, Uky Andy Purwanto yang memaparkan keunggulan Data Center ICON+ dibanding data center lain, diantaranya kerahasiaan data yang terjamin berada di dalam negeri.  Kunjungan di akhiri dengan meninjau ruang genset. Setelah kunjungan ini, kedua belah pihak berharap dapat menjalin kerjasama apik untuk kemajuan Jawa Barat.

Melalui dua produk inovasi, ICON+ ditunjuk PT PLN (Persero) sebagai anak perusahaan yang mewakili PLN pada pameran The International Public Service Forum (7-8/11). PLN Mobile dan Smart Estate For Modern Industrial Estate dijadikan dua produk utama yang tampil pada pameran yang digelar di Assembly Hall JCC, Jakarta Pusat tersebut.

Bersama PLN Disjaya, ICON+ berkolaborasi menyampaikan informasi lengkap mengenai keunggulan PLN Mobile dalam memberikan kemudahan pelanggan listrik dalam memperoleh pelayanan PLN. Sementara itu, ICON+ juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan produk terbaru ICON+ yang menargetkan kawasan industri sebagai pelanggan utama. Produk yang disebut Smart Estate For Modern Industrial Estate merupakan solusi ICON+ yang berdampak pada Infrastructure Readliness (Connectivity Fiber Optics, Data Centre hingga Value Added Service). Dengan memanfaatkan produk tersebut, kawasan industri akan memperoleh kemudahan dalam mengelola energy management system, intelligent water management, efficient logistic, smart security dan property management. Smart Estate for Modern Industrial Estate bertujuan untuk mendigitalisasi seluruh proses bisnis mulai dari warehouse hingga finance.

Berkat produk unggulannya, booth PT PLN (Persero) berhasil menarik perhatian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. The International Public Service Forum 2018 merupakan pameran yang digelar oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) dalam rangka terus melakukan peningkatan pelayanan publik demi mewujudkan pelayanan yang lebih baik dan optimal.

 

 

 

Sebagai bentuk kepedulian kepada Korban Gempa & Tsunami Palu, ICON+ menyampaikan bantuan dalam bentuk Pakaian layak pakai, bahan pokok & selimut bayi (8/11). Pakaian layak pakai merupakan sumbangan dari ICONers yang sebelumnya dikumpulkan di Posko Peduli Palu yang berada di Kantor ICON+ Pusat Jakarta.

Salah satu posko pengungsian yang menerima bantuan dari ICON+ berada di Desa Lolu, Palu dan dihuni oleh +250 Kepala Keluarga.  Perwakilan dari ICON+ yang diwakili oleh Tim Hubungan Kelembagaan, HCM dan SBU Regional Makassar melakukan survey terlebih dahulu ke lokasi di Desa Lolu yang akan diberikan bantuan.

Kondisi Desa Lolu terpantau masih memprihatinkan sehingga korban gempa masih belum bisa kembali kerumah masing-masing dikarenakan kondisi rumah yang rusak dan belum mendapatkan kepastian dari pemerintah kapan rumah mereka akan dibangun kembali.

Tidak hanya memberikan bantuan di posko darurat, Tim ICON+ pun mendatangi salah satu SD di Desa Lolu yang bangunan sekolahnya hancur karna gempa. Siswa/I kelas 1-6 belajar dan bermain di tenda darurat.  Sekitar +275 siswa masih bersemangat mengikuti kegiatan belajar mengajar, relawan pun silih berganti memberikan bantuan di sekolah darurat tersebut. Tak ketinggalan, tim ICON+ pun turut serta memberikan hiburan kepada anak-anak pengungsi untuk meringankan dan menghilangkan trauma dengan mengajak bermain berbagai permainan seru.

Kehadiran ICON+ di Desa Lolu memberikan kebahagian tersendiri bagi warga korban gempa bumi dan Tsunami di desa tersebut. Hal itu tercermin dari sambutan dan ucapan terima kasih yang disampaikan warga usai ICON+ memberikan bantuan. ICON+ berharap, warga Palu, Donggala dan Sigi dapat segera bangkit dan kembali berkatifitas seperti sedia kala.

Tsunami dan Gempa yang menimpa warga Palu, Donggala dan Sigi tentunya sebagai cerminan kita sebagai umat manusia agar selalu tetap waspada dan harus selalu ingat kepada Yang Maha Kuasa. Bencana bisa menimpa siapa saja, kapan saja, dan dimana saja.

Bersama PLN, ICON+ turut serta pada pameran Indonesia Infrastructure Week yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Produk terbaru unggulan ICON+ untuk mendukung infrastruktur kawasan industri pun di dapuk sebagai salah satu materi utama pameran kali ini, berdampingan dengan produk dan layanan utama PLN. Pada acara yang digelar selama tiga hari mulai 30 Oktober hingga 2 November 2018 itu, ICON+ menampilkan produk Smart Estate for Modern Industrial Estate.

Melalui brosur, poster dan penjelasan Juru penerang, pengunjung dapat mengetahui layanan ICON+ yang berdampak pada Infrastructure Readliness (Connectivity Fiber Optics, Data Centre hingga Value Added Service). Dengan mamanfaatkan solusi yang diberikan ICON+, maka kawasan industri akan memperoleh kemudahan dalam mengelola energy management system, intelligent water management, efficient logistic, smart security dan property management. Dengan memanfaatkan Smart Estate for Modern Industrial Estate, kawasan industri juga dapat mendigitalisasi seluruh proses bisnis mulai dari warehouse hingga finance.

Indonesia Infrastructure Week (IIW) merupakan pameran tahunan yang diselenggarakan Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) bekerjasama dengan Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Kawasan Ekonomi. Tujuan dari kegiatan ini adalah mempertemukan para stakeholder infrastruktur baik dari pemerintah, sektor swasta, perencana, pengambil keputusan, buyer dan influencer dengan produsen, pemasok dan distributor dari berbagai Negara dengan fokus bisnis ke bisnis dalam mendukung sektor pembangunan infrastruktur di Indonesia. Pameran yang mengangkat tema “Bringing Together The Public And Private Sector in Support Of Indonesia’s Critical Infrastructure Development” dibuka oleh Presiden Joko Widodo.

Sesuai arahan yang dikeluarkan PT PLN (Persero) kepada seluruh unit dan anak perusahaannya agar menggelar upacara di Hari Listrik Nasional ke 73, ICON+ turut melaksanakan upacara di ICON+ Gandul pada Senin 29 Oktober lalu. Upacara yang diikuti oleh ICONers wilayah Jabodetabek ini dimulai tepat pukul 07.30 WIB.

Pada upacara kali ini, peserta mendengarkan dengan khidmat pembacaan SK MESDM Tentang Hari Listrik Nasional dan Sejarah di tetapkannya tanggal 27 Oktober sebagai Hari Listrik Nasional. Dalam SK MESDM yang diterbitkan tahun 1992 tersebut, menteri ESDM yang ketika itu disebut Menteri Pertambangan dan Energi mengarahkan agar seluruh masyarakat ketenagalistrikan termasuk semua karyawan dan unit-unit dalam lingkungan Perusahaan Umum Listrik Negara (PLN) memperingati Hari Listrik Nasional dengan khidmat dan sederhana.

Bertindak sebagai Pembina upacara adalah Plt Direktur Perencanaan dan Operasi Jaringan ICON+, Zulheldi. Dalam amanat, Zulheldi membacakan sambutan Direktur Utama PT PLN (Persero), Sofyan Basir yang dibuat khusus dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional.

“Salam dan ungkapan terima kasih kami sampaikan, kepada seluruh insan PLN di kantor-kantor pelayanan paling ujung, unit-unit pembangkit dan transmisi serta unit proyek di seluruh wilayah kerja PLN di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote,yang sampai hari ini tetap semangat dengan keikhlasan dan kerja keras membantu membangun kehidupan masyarakat Indonesia yang lebih baik melalui elektifikasi” amanah Sofyan Basir dalam sambutannya.

Sebagai salah satu simbol tekad memaksimalkan kontribusi terhadap Negara melalui dedikasi untuk kelistrikan Indonesia, seluruh peserta upacara di pandu untuk menyanyikan lagu Bagimu Negeri. Sebagai penutup, ICONers bermunajat kepada Tuhan dalam doa yang dibacakan oleh petugas upacara. Dalam doa tersebut, ICONers memohon agar ICON+ dan bangsa ini terhindar dari perselisihan, permusuhan dan perpecahan.

“Ya Allah, Ya Tuhan kami limpahkanlah pengelahuan dan kekuatan kepada kami semua, serta tumbuhkan rasa persaudaraan dan persatuan yang kokoh di antara kami, bimbinglah kami agar terhindar dari perpecahan dan perselisihan, sehingga kami bisa bersinergi dalam mengemban tugas untuk melistriki nusantara,” tutup petugas upacara dengan penuh khidmat.

 

Membuka serangkaian acara perayaan HLN Ke 73, parade defile PLN Grup wilayah Jabodetabek di gelar meriah di Kantor Pusat PLN (Persero), Jakarta Pusat (26/10). Seluruh peserta mempertontonkan penampilan terbaik di plaza terbuka PT PLN (Persero) kantor pusat mulai pukul 4 sore hingga jelang adzan maghrib. Meskipun sempat rehat karena hujan, supporter dari masing-masing unit setia mendukung rekan-rekannya yang tampil sore itu.

Sebagai peserta yang tampil di urutan ketiga dari akhir, ICON+ sukses menarik perhatian juri dan seluruh penonton. Tampil dengan format mini drama yang mengangkat kesuksesan PLN 123 merespon cepat keluhan pelanggan, ICON+ berhasil mengumpulkan nilai tertinggi dari seluruh juri. Di awali dengan adegan suami istri kesal karena TV tiba-tiba mati akibat mati listrik, kemudian menghubungi PLN 123 melalui aplikasi PLN Mobile, dan dengan cepat listrik hidup kembali setelah ibu pri (lambang petugas Yantek) datang. Adegan kemudian diakhiri dengan TV menyala kembali lalu menampilkan sekelompok penari ala boyband Korea. Dengan demikian, ICON+ keluar sebagai juara 1 pada ajang parade Defile HLN 2018 dan berhak atas hadiah sebesar Rp 4.000.000. Mock Up juara diberikan oleh Direktur HCM PLN, Muhammad Ali kepada Plt Direktur Perencanaan dan Operasi, Zulheldi.

Kesuksesan tersebut tentunya hasil dari kerja keras seluruh tim yang terlibat baik talent maupun tim pendukung di balik layar, salah satunya penyedia properti TV yang berukuran besar. ICONers yang setia memberikan dukungan sepanjang acara berlangsung juga sukses memompa semangat seluruh talent untuk tampil maksimal.

Sebagai bentuk dukungan ICON+ terhadap kemajuan pendidikan dan mencerdaskan generasi muda bangsa Indonesia, ICON+ dan Politeknik Negeri Balikpapan melakukan kerjasama melalui penandatangan Nota Kesepahaman (24/10) saat berlangsungnya sidang Senat Terbuka dengan agenda Wisuda Angkatan XIV Tahun Akademik 2017/2018.

Dalam penandatanganan kesepakatan tersebut, ICON+ di wakili oleh General Manager SBU Balikpapan Yulianto Sri Hartadi dan Politeknik Negeri Balikpapan diwakili oleh Direktur Ramli.

Sebelumnya ICON+ telah bekerja sama dengan Politeknik Balikpapan dalam mensupport jaringan IT di Politeknik Negeri Balikpapan.

Adapun maksud & tujuan dari MOU tersebut adalah untuk pengembangan pendidikan, pengembangan peralatan, pelatihan dan dosen tamu serta uji keterampilan. Dalam rangka meningkatkan kualitas dan ketersesuaian output antara instansi pendidikan dengan dunia industri.

Kesepakatan yang dilakukan kedua belah pihak adalah mengadakan kerja sama dalam bidang:

  1. Pelaksanaan program Dosen Tamu (sharing knowledge) baik dalam bidang akademis maupun non akademis dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan;
  2. Pengembangan kurikulum pendidikan di Politeknik Negeri Balikpapan;
  3. Pelaksanaan OJT (On The Job Training), Studi Lapangan dan/atau Penelitian bagi mahasiswa serta staff pengajar Politeknik Balikpapan di lokasi kerja Icon plus Balikpapan;
  4. Pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat;
  5. Memberikan informasi terkait kebutuhan tenaga kerja lulusan

Untuk memberikan added value terhadap kerjasama yang terjalin, ICON+ juga menyediakan fasilitas (Laboratorium/Fasilitas Pendukung lainnya) untuk kepentingan penelitian dan peningkatan kompetensi kedua belah pihak. Kedua belah pihak juga sepakat untuk melakukan kerjasama lain yang berpotensi untuk dikembangkan di kemudian hari.