Semua Berita

Dalam rangka  Pengadaan Kabel Fiber Optik Long span dan Jasa penarikan Segmen Bungus- Indarung dengan ini kami mengundang penyedia Barang dan/ atau Jasa untuk mengikuti prakualifikasi dengan ketentuan sbb: (klik di sini untuk pengumuman)

Prasyarat Peserta Pascakualifikasi:

  1. Calon Penyedia barang/ jasa merupakan perusahaan yang keberadaaanya atau pendiriannya bersifat resmi dan diakui oleh NKRI dibuktikan dengan SIUP/ SITU/ IUT Menengah atau Besar.
  2. Calon Penyedia barang/ jasa merupakan pabrikan kabel berpengalaman memproduksi kabel fiber optik ADSS Longspan 3 tahun terakhir yang memiliki dukungan dari perusahaan jasa penarikan kabel berpengalaman dan atau memiliki team instalasi FO pada SUTT jaringan Transmisi PLN.
  3. Calon penyedia barang/jasa merupakan distributor resmi, perusahaan jasa penarikan kabel berpengalaman dan atau memiliki team instalasi FO pada SUTT jaringan transmisi PLN yang memiliki dukungan dari pabrikan kabel berpengalaman memproduksi kabel fiber optik ADSS Longspan 3 tahun terakhir.

Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen:

Bagi para calon perserta Prakualifikasi yang memenuhi prasyarat butir 1 di atas dapat mendaftar pada:

Hari/ Tanggal              : Kamis – Jumat, 13/06/2019 – 14/06/2019 dan Senin 17 Juni 2019

Pukul                             : 10.00 – 15.30 WIB.

Alamat Pendaftaran     : Datang langsung ke PT. Indonesia Comnets Plus

Jl. Mayjend Sutoyo no. 1, Kawasan PLN GI Cawang,

Jakarta Timur.

                                      (Harap membawa Flash Disk – Dokumen diberikan dalam bentuk Softcopy)

Jadwal Aanwizing:

Bagi perserta yang melakukan pendaftaran dan pengambilan dokumen, selanjutnya akan diberikan informasi melalui email untuk jadwal aanwizing/ penjelasan RKS.

Pengumuman Lelang dan dokumen prakualifikasi ini terdapat juga pada website http://www.iconpln.co.id/ pada menu e-proc.

Segala bentuk pertanyaan terkait dengan lelang ini dapat disampaikan melalui email pada alamat  ria.olivia@iconpln.co.id

Demikian Pengumuman Lelang ini kami sampaikan atas perhatian dan partisipasinya disampaikan terimakasih.

PT Indonesia Comnets Plus

Memenuhi kesempurnaan bulan yang penuh berkah ini ICON+ menggelar buka puasa bersama seluruh karyawan ICON+ yang ada wilayah Jabodetabek di Aula Kantor ICON+ Mampang, Selasa, (21/05). Kegiatan ini dalam rangka menjalin silaturrahmi dan menjadikan ramadhan sebagai momentum membersihkan hati untuk raih kemenangan di bulan yang suci.

Direktur Keuangan dan SDM Kuswowo menyampaikan rasa terimakasihnya kepada rekan-rekan ICONers semua yang telah bekerja dengan baik dan bekerja dengan keras di tahun 2018. Sehingga capaian-capaian kinerja tahun 2018 dapat dilalui dengan baik.

“Kita bangga kepada generesi muda ICONers yang telah memberikan sumbangsih begitu besar kepada perusahaan. Karena kita tahu bahwa sejak ICON+ berdiri sampai dengan tahun 2016 itu kita punya laba bersih hanya 200 milyar, tetapi dalam tiga tahun terakhir laba bersih kita mengalami peningkatan yang cukup signifikan yakni bisa mencapai diangka Rp 450 milyar,” jelas Kuswowo.

Menurut Kuswowo, sejak berdirinya tahun 2001 hingga tahun 2015, pertumbuhan ICON+ paling besar pada tahun 2015 yakni sebesar Rp 1.5 triliun, tetapi dalam 3 tahun terakhir ICON+ mampu meraih pertumbuhan hingga Rp 2.2 triliun. Kuswowo menilai bahwa ini merupakan hal luar biasa yang patut disyukuri. Untuk itu, perusahaan memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada para ICONers yang sudah bekerja keras bersama direksi. ICON+ tumbuh bersama ICONers, ICONers tumbuh bersama ICON+.

“Pada bulan ramadhan ini marilah kita bersama-sama berintrospeksi diri, menjaga kekompakan, dan menjaga hati supaya bisa lebih baik lagi di tahun 2019. Karena kita tahu bahwa tantangan di tahun 2019 semakin berat, tetapi saya yakin selama kita kompak dan saling bekerjasama Insya Allah apa yang ditargetkan akan kita capai dengan baik. Mudah-mudahan momen buka bersama ini menjadi berkah bagi semuanya,” papar Kuswowo.

Disamping meneguhkan tali silaturrahmi di bulan ramadhan, moment buka bersama ini juga dijadikan sebagai ajang untuk berbagi kebahagiaan bersama 50 anak yatim dan 4 yayasan panti asuhan yang ada di Jakarta. Sekitar 50 anak yatim yang hadir di Aula Kantor ICON+ Mampang, tampak antusias menyambut rangkaian program yang mengisi buka puasa bersama sore itu.

Dengan berbagi kepada anak yatim, ICON+ berharap agar perusahaan senantiasa diberikan kemudahan dan kelancaran dalam setiap pekerjaannya. Sebab, doa serta dukungan dari anak yatim tak hentinya memberi pengaruh signifikan bagi kemajuan perusahaan.

Dalam moment buka bersama tersebut, ICON+ juga memberi kejutan ramadhan berupa hadiah umroh kepada Muhyidin salah satu karyawan dibagian perizinan ICON+. Kejutan ramadhan ini diberikan kepada ICONers dengan loyalitas dan dedikasi tinggi.

Sebagai penutup, acara buka bersama ini diisi tausiyah oleh Ustaz Erick Yusuf. Ustad Erick menyampaikan pentingnya untuk selalu mengingat Allah, seperti yang sudah disebutkan dalam firman Allah surat al-a’la ayat 14 berbunyi  “Qod Aflaha Man tazakka” yang artinya “sesungguhnya telah menang orang yang membersihkan diri”.

Menurut Ustad Erick, setiap hari ada peluang untuk membersihkan jiwa kita, Pembersihan hati juga tidak harus  melulu dengan cara dzikir yang panjang, sholat malam ataupun sholat tahajud. Tapi membersihkan jiwa bisa juga dengan menggunakan cara-cara sederhana, yakni selalu mengkaitkan segala apapun dengan Allah, seperti halnya menahan amarah, berfikir positif atau berkhusnudhon kepada orang, selalu bersyukur, bekerja dengan ikhlas dan sebagainya.

“Jadi membersihkan hati itu caranya dengan selalu mengingat Allah dan Berdoa. Itulah mekanisme pembersihan dari jiwa,” kata Ustad Erick.

Sesuai arahan yang dikeluarkan PT PLN (Persero) kepada seluruh unit dan anak perusahaannya agar menggelar upacara di Hari Kebangkitan Nasional, ICON+ turut melaksanakan upacara di ICON+ Gandul pada Senin 20 Mei lalu.

Bertindak sebagai Pembina upacara adalah Plt Direktur Perencanaan dan Operasi Jaringan ICON+, Zulheldi. Dalam amanat, Zulheldi membacakan sambutan Menkominfo, Rudiantara yang dibuat khusus dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke 111.

“Kita berada dalam situasi pasca-pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita. Kita mengaspirasikan pilihan yang berbeda-beda dalam pemilu, namun semua pilihan pasti kita niatkan untuk kebaikan bangsa. Oleh sebab itu tak ada maslahatnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan sosial kita” amanah Rudiantara dalam sambutannya.

Sebagai salah satu simbol tekad kebangkitan bangsa lewat berbagai karya dan kontribusi terhadap negara, seluruh peserta upacara di pandu untuk menyanyikan lagu Bagimu Negeri. Sebagai penutup, ICONers bermunajat kepada Tuhan dalam doa yang dibacakan oleh petugas upacara. Dalam doa tersebut, ICONers memohon agar ICON+ dan bangsa ini terhindar dari perselisihan, permusuhan dan perpecahan.

” Dalam peringatan 111 tahun Kebangkitan Nasional ini, bimbinglah kami semua warga negara Indonesia untuk dapat menyatukan hati kami, menyatukan tujuan Kami satu tujuan untuk membangun Bangsa Indonesia Maju dan Lebih baik lagi. Satukan Kami dan bangkitkan kami dalam semangat Juang Merah putih, demi membangun negara kami yang lebih maju adil dan makmur,” tutup petugas upacara dengan penuh khidmat.

Sebagai organisasi pembelajar dan salah satu penerapan PLN SOLID, PLN Enjineering melakukan Benchmark terkait Pengelolaan SDM di ICON+ pada Senin (13/5). Sesama Anak Perusahaan PLN yang ditargetkan oleh Holding PT PLN (Persero) Kantor Pusat terkait Pengelolaan SDM, yaitu HCR OCR – HCR (Human Capital Readiness) OCR (Organization Capital Readiness).

Fransiska Widyastuti perwakilan dari SDM PLN E menyampaikan maksud dan tujuan Tim PLN E untuk melakukan benchmark terkait pengelolaan SDM di ICON+. Melalui Plt. Manager Perencanaan Sumber Daya Bisnis & Organisasi, Budi Aprianda, ICON+ menyambut baik kedatangan PLN E.

Pemaparan terkait Organisasi, pengelolaan Budaya Perusahaan dan Inovasi disampaikan oleh Adri Rizkiana Perwakilan dari Bidang Perencanaan Sumber Daya Bisnis & Organisasi, untuk pemaparan terkait jalur kepakaran, rekrut prohire, pembinaan PKWT, disampaikan oleh Susena Ages Nugraha perwakilan dari Bidang Human Capital Development.

Benchmark ini merupakan bagian dari organisasi pembelajar dan membangun sinergi antar anak perusahaan PLN Group. Diskusi terbuka untuk melihat apa yang sudah dilakukan baik di ICON+ ataupun di PLN E. Diharapkan kegiatan benchmark seperti ini tidak hanya berlangsung hanya 1 kali kegaitan saja, namun bisa dilakukan secara berkelanjutan dan sebagai opsi bisa bergantian dengan Anak Perusahaan lain yang akan menjadi tuan rumah.

Jumat, 10 Mei 2019 di ICON+ Mampang dilaksanakan kegiatan penandatangan kerja sama pengembangan informasi teknologi, sistem informasi dan komunikasi.
Perjanjian kerja sama  ini di tanda tangani langsung oleh Danu Wicaksana selaku CEO LinkAja, Head Office Bank Mandiri, Zedo Faly dan Direktur Utama ICON+, Hikmat Dradjat. Penandatangan tersebut turut disaksikan oleh Komusaris Utama ICON+, Edwin Hidayat Abdullah beserta jajaran komisaris dan direksi lainnya sebagai tanda bahwa ICON+ siap mensupport Sinergi BUMN.

Kerjasama strategis antara ICON+, LinkAja dan Bank Mandiri ini menandakan dimulainya transaksi layanan publik untuk tagihan listrik dan non tagihan listrik.  Tujuan dari kerjasama ini untuk mempermudah pelanggan melakukan pembayaran tagihan listrik melalui aplikasi linkAja yg terhubung langsung dengan gateway pembayaran ICON+.

Setelah acara penandatangan dilakukan, acara kemudian di tutup dengan foto dan dilanjutkan buka puasa bersama seluruh tamu yang hadir.

Membudayakan values Perusahaan merupakan tanggung jawab seluruh ICONers. Untuk itu, program Agent of Change (AOC) diharapkan dapat menjadi fondasi dalam menerapkan Standard Behavior Icon Way ke dalam perilaku kerja sehari-hari (Integrity, Care, Openmind, Innovation, Teamwork & Excellence).

Peran Agent of Change adalah :

  1. Menjadi Role Model
  2. Menjalankan program sosialisasi budaya perusahaan yang ditetapkan Korporat
  3. Mengajak karyawan (ICONERS) untuk turut berpartisipasi dalam program sosialisasi budaya Korporat
  4. Membantu kelancaran program sosialisasi budaya perusahaan
  5. Menilai efektivitas program dan kontribusi karyawan terhadap kegiatan sosialisasi
  6. Menginisiasi kegiatan sosialisasi budaya tambahan di masing-masing unit kerja di luar kegiatan dari yang ditetapkan Korporat
  7. Menginisiasi kegiatan sosialisasi budaya di masing-masing unit kerja di luar kegiatan nasional Korporat

Sebagai corong informasi dan agen perubahan, ICON+ menggelar sosialisasi Budaya Perusahaan kepada Agent of Change di YTKI pada 2 Mei lalu. Di acara tersebut, Plt Direktur Keuangan dan SDM, Kuswowo dalam sambutannya kembali mengingatkan ICONers terhadap nilai-nilai perusahaan. Ia berharap ICONers senantiasa menerapkan nilai-nilai tersebut dalam menunaikan tugas dan kewajibannya sebagai karyawan/ti ICON+.

Hal serupa juga senantiasa diingatkan oleh Plt VP HCM & K3, Purnamajati serta Sekretaris Perusahaan, Tetty Indrawati. Bahkan keduanya memberitahukan sejumlah kebijakan yang akan diterapkan ICON+ agar ICONers disiplin dalam menerapkan nilai-nilai perusahaan.

Untuk sosialisasi program budaya perusahaan melalui Agent of Change kali ini, pengelola memanfaatkan Trainer Internal untuk memberikan materi/sharing kepada AoC. Program Internalisasi Budaya Perusahaan melalui AOC ini diharapkan mampu menjadi sebuah budaya dan perilaku setiap karyawan ICON+ serta dapat menjadi identitas bagi karyawan dan Perusahaan.

Jumlah Tim AoC Periode Tahun 2019 – 2020 ini ada 61 Orang, dimana 50% terdiri dari Tim AoC sebelumnya dan 50% dari AoC yang baru yang dipilih oleh perwakilan Management sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Berikut nama Tim AoC 2019 – 2020.

Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, ICON+ kembali menggelar acara Sambut Ramadhan yang bertema “Sehat Sambut Ramadhan” (3/5). Acara Sambut Ramadhan di awali dengan senam bersama sebagai salah satu bentuk persiapan memasuki bulan suci umat Islam tersebut. Senam merupakan salah satu jenis olahraga untuk menjaga tubuh tetap fit dan bugar.

Bertempat di ICON+ Mampang, Jajaran Direksi dan managemen ICON+ turut berbaur mengikuti setiap gerakan instruktur senam dengan energik. Usai mengikuti senam,  ICONers diundang untuk memasuki Aula ICON+ Mampang guna mengikuti acara selanjutnya. Acara diawali dengan merayakan hari ulang tahun ICONers yang lahir periode akhir April hingga Awal Mei.

Plt Direktur Keuangan & SDM ICON+, Kuswowo dalam sambutannya mengajak ICONers untuk menyambut Ramadhan dengan penuh suka cita. “Mudah-mudahan dengan Ramadhan, ICONers tidak mengalami penurunan kinerja dalam mencapai target perusahaan” harapnya.

Kesempatan ini juga dimanfaatkan Kuswowo untuk menyampaikan pencapaian perusahaan di tahun 2018 sebagai refleksi kinerja ICONers. Dalam penjelasannya, Kuswowo mengapresiasi capaian perusahaan yang menurutnya merupakan hasil dari kerja keras dan kerja cerdas ICONers.

“Secara audited, kinerja kita lebih baik dari kompetitor. Kita masih memiliki kemampuan untuk tumbuh karena pasar ICT masih luas” ujarnya penuh optimisme.

Sementara itu Plt Direktur Perencanaan dan Operasi Jaringan, Zulheldi dalam sambutannya juga menyampaikan permohonan maaf dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Ia berharap, ICONers sama-sama melapangkan hati agar ibadah Ramadhan berjalan lancar dan khusyuk.

Sebagai nahkoda perencanaan, Zulheldi menghimbau kepada ICONers untuk membuat perencanaan yang baik sebelum membelanjakan uang perusahaan. “Saat ini, ICON+ sudah banyak membuat inovasi dan kita akan menjaga agar budaya inovasi ini terus terjaga” ucapnya.

Pertemuan ini pun menjadi media dialog managemen dan ICONers yang memanfaatkan kesempatan ini untuk  melontarkan sejumlah pertanyaan terkait kebijakan maupun rencana perusahaan ke depan.

Di  ujung acara, ICONers saling bersalam-salaman sebagai bentuk memohon dan memberi maaf agar dapat menyambut Ramadhan dengan kesehatan Jasmani dan Rohani.

Sebagai salah satu bentuk CSR, ICON+ mempersilahkan kehadiran Mahasiswa/i Universitas Budi Luhur untuk meninjau langsung ke ‘dapur’ ICON+ di Gandul (29/4). Kunjungan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan CSR ICON+ dalam bidang pendidikan, yaitu dengan memberikan kesempatan pada pelajar dan mahasiswa/i untuk melihat dan mempelajari langsung berbagai alat dan proses bisnis di ICON+.

Kedatangan 48 mahasiswa yang didampingi oleh 2 dosen pembimbing tersebut disambut hangat oleh GM SBS Infrastruktur, Sri Hadi Agustama beserta ICONers lainnya.

“Ilmu yang dikampus saat ini mudah kita dapatkan di internet, tapi praktiknya akan ada di industri. Jadi agar semibang, semua ilmu perlu kita update.” Ujar Sri Hadi dalam kata sambutannya.

Selain itu, Mahasiswa/i juga mendapat info dan pengetahuan seputar NOC yang disampaikan oleh Fendi. Sementara pemaparan mengenai Contact Center ICON+ dan CCTR PLN 123 disampaikan oleh Koordinatoor CC, Kuwat Adiyanto dan OM System CC Pusat, Yoga Yudhistira .

Selama kunjungan, mahasiswa/i Teknik Informasi tersebut terlihat antusias melontarkan berbagai pertanyaan terkait dengan kecanggihan aplikasi yang diimplementasikan di ICON+ seperti aplikasi terpusat di CCTR PLN 123. Setelah menerima berbagai pemaparan, seluruh peserta kunjungan di ajak untuk melihat langsung ruang Data Center, NOC dan Contact Center ICON+ .

Heads of ASEAN Power Utilities/Authorities (HAPUA) merupakan asosiasi perusahaan dan otoritas kelistrikan di 10 negara ASEAN yang dihadiri para Sekretariat Negara dan Working Group HAPUA. Acara yang diinisiasi oleh PT PLN (Persero) tersebut pada tahun ini dihadiri oleh 6 negara ASEAN, diantaranya Indonesia, Laos, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam (23-24/4)

HAPUA secara rutin melaksanakan berbagai program kerja sama antar anggota dan partner di luar kawasan ASEAN untuk berbagi pengetahuan dan pelaksanaan penugasan pemerintah. Saat ini, HAPUA mendapatkan penugasan Pemerintah untuk melaksanakan tiga studi yaitu, ASEAN Power Generation and Transmission Planning (AGTP) & ASEAN Transmission System Operator (ATSO), ASEAN Multilateral Power Trade, dan ASEAN Integration Masterplan Study (AIMS).

Di tahun ini, Yogyakarta di pilih menjadi tempat di selenggarakannya Working Group Hapua. Sebagai tuan rumah, PLN selaku penyelanggara memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan kearifan dan keramahan Kota Yogyakarta.

Pada kesempatan kali ini, ICON+ menampilkan dua aplikasi yang sukses mendigitalisasi proses bisnis PLN dan meningkatkan kecepatan pelayanan terhadap pelanggan yaitu FSO (Field Service Order) dan APKT. Hanya dengan menggunakan satu aplikasi FSO, petugas PLN dapat memperoleh informasi lengkap mengenai permohonan pelanggan mulai dari jumlah perlengkapan yang dibutuhkan hingga alamat calon pelanggan sehingga proses pasang baru lebih cepat dan mudah dilakukan. Sementara itu APKT merupakan aplikasi penanganan pengaduan keluhan dan gangguan pelanggan. Dengan APKT, petugas PLN dapat dengan cepat merespon pengaduan pelanggan.

Memaparkan materi berjudul ICON+ Products and Support System for the Electricity Utility, GM SSU TIK Publik, Wahyu Haris Kusumaatmadja menjawab keingintahuan delegasi HAPUA mengenai Integration of The Customer Management System dan Future System Integration. Seluruh delegasi HAPUA juga diundang untuk melihat pemasangan listrik di rumah pelanggan melalui live streaming di Kantor UP3 Yogyakarta.

Acara ini dibuka oleh GM PLN Distribusi Jateng & DIY, Agung Nugraha dan Plt Direktur Utama ICON+, Hikmat Dradjat. Selain itu, nampak juga menghadiri acara Vice President Expert Development & PLN Agung Siswanto. Acara HAPUA Working Group 5 ini merupakan hasil kerjasama antara PLN Pusdiklat dan ICON+.

 

 

 

 

Kamis, 25 April 2019 lalu bertempat di Kota Makassar, PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) resmi meluncurkan aplikasi kasir berbasis online yang dinamai AIRSale. Launching dihadiri beberapa pelaku usaha, Pemerintah Kota dan Kabupaten Se Sulawesi Selatan, Diskominfo Se-Sulawesi Selatan serta PLN UIW, UIP dan PLN se-Sektor Selatan.

AIRSale adalah sebuah aplikasi yang dibangun untuk mempertemukan kemudahan antara pembeli, pemilik bisnis dan pemerintah daerah pada transaksi retail.
Pemilik Bisnis dapat secara efektif melakukan penyesuaian pada tempat bisnisnya secara langsung, sehingga dapat memberikan ketepatan dan transparansi pelaporan pajak kepada pihak pemerintah daerah.

Launching AIRSale diresmikan oleh Plt Direktur Keuangan dan SDM ICON+, Kuswowo bersama Wahyu Setiabudi selaku GM ICON+ SBU Makassar. “AIRSale adalah salah satu inovasi hasil karya ICONers. Aplikasi ini dapat memberikan transparansi baik bagi hotel, warung, atau cafe. Dengan AIRSale dapat memonitor pendapatan daerah dari warung atau cafe,” kata Kuswowo.

Wahyu Setiabudi menambahkan, AIRSale hadir untuk membantu pemilik resto, hotel, atau cafe-cafe kecil sehingga mereka memiliki cash register manajemen untuk mengatur semua transaksi keuangan yang terjadi. Selain itu, pemilik merchant juga dapat mengontrol produk mereka dengan baik, untuk menghindari produksi yang tidak tepat sasaran.

“Target kami lebih 1000 merchant, di sini ada enam provinsi, minimal 100-200 merchant per provinsi.  Makassar merupakan yang pertama di Sulawesi dan sudah di implementasikan di 3 resto. Makassar merupakan kota setelah Kab Langsa, Aceh kemudian Kab Wonosobo dan Banyuwangi” ujar Wahyu Setiabudi.

Acara di tutup dengan demo AirSale di Cafe Taj Mahal yang merupakan salah satu mitra bisnis yang sudah menggunakan AIRSale.