Semua Berita

Bertempat di halaman Kantor ICON+ SBU Regional Bali & Nusa Tenggara, telah dilakukan gelar apel siaga untuk mengecek kesiapan seluruh tim dalam rangka siaga hari Raya Idul Fitri 1441H (22/05/2020).

Apel pengamanan kali ini berbeda dari biasanya karena situasinya berada di tengah-tengah masa pandemi COVID-19. Untuk itu, penyelenggaraan apel pun mengikuti prosedur protokol kesehatan COVID-19. Pelaksanaan apel tetap mengindahkan kebijakan physical distancing, peserta hanya diikuti secara terbatas dari mitra service point dan ICONers SBU Regional Bali & Nusa Tenggara.

Pada hari sebelumnya telah dilakukan kunjungan ke POP Superbackbone, landing point kabel laut yang menghubungkan fiber connection antara pulau Bali dan Pulau Jawa dan Sidak kesiap-siagaan tim di Basecamp Serpo Zona Bali Utara.

 “Untuk seluruh ICONers dan mitra agar tetap menjalankan kaidah-kaidah K3 dalam bekerja serta mematuhi protokol kesehatan dari Pemerintah Republik Indonesia terkait Pandemi Covid-19” Ujar Wahyu Setyabudi dalam sambutannya.

Usai melaksanakan apel siaga, masing-masing perwakilan tim Serpo melaporkan kesiapan toolset dan SDM yang disaksikan langsung oleh GM SBU Regional Bali & Nusa Tenggara, Wahyu Setyabudi

Bulan Ramadan merupakan bulan penuh keberkahan. Pada bulan ini sangat dianjurkan melakukan ibadah dengan maksimal dan sepenuh hati. Salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan ialah menunjukkan kepedulian kepada sesama, khususnya kepada mereka yang tidak mampu dan membutuhkan kepedulian.

Aksi inilah yang dilakukan oleh ICON+ SBU Regional Sulawesi dan Indonesia Bagian Timur, melalui program berbagi sembako dan buka puasa kepada mereka yang membutuhkan, terutama di sekitar kantor SBU Regional Sulawesi dan Indonesia Bagian Timur.

Kegiatan ini sendiri merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Ramadan.

Program berbagi sembako sendiri diselenggarakan di Panti Asuhan Hikmah yang berlokasi tak jauh dari kantor SBU Regional Sulawesi dan Indonesia Bagian Timur, pada 19 Mei 2020.

Selain itu, ICONers dari SBU Sulawesi dan Indonesia Bagian Timur juga berkeliling dengan kendaraan untuk berbagi hidangan berbuka puasa untuk masyarakat sekitar yang kurang mampu.

Seluruh program ini diselenggarakan dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan penyebaran COVID-19, tanpa mengurangi khidmatnya pelaksanaan acara.

Selain diharapkan dapat menjadi kontribusi bagi lingkungan dengan berbagi kebahagiaan dan mencukupi kebutuhan mereka yang kekurangan, kegiatan ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi ICONers di SBU Regional Sulawesi dan Indonesia Bagian Timur pada khususnya, serta seluruh keluarga besar ICON+ pada umumnya. Bahwa dalam rezeki yang dititipkan oleh Tuhan kepada kita, ada hak-hak dari mereka yang kurang mampu, yang jika kita tunaikan Insya Allah akan semakin membawa keberkahan kepada diri kita sendiri, keluarga, dan tentunya perusahaan tercinta kita ini.

 

Mematuhi imbauan Pemerintah untuk melaksanakan protokol Work from Home (WFH), ICON+ telah memberlakukan prosedur bekerja dari rumah untuk sebagian besar karyawannya. Langkah ini selain merupakan tindakan preventif, juga merupakan bentuk kontribusi ICON+ untuk meredam laju penularan COVID-19. Meski demikian, sebagai perusahaan yang mendukung ketersediaan utilitas dasar (listrik) dan penyelenggaraan teknologi informasi dan komunikasi, ada sejumlah fungsi kerja di ICON+ yang tak mungkin dikerjakan dari rumah.

Karyawan (ICONers) yang bertugas untuk mengoperasikan Call Center PLN 123 (CC PLN 123) dan Contact Center ICON+, misalnya. Atau ICONers yang bekerja di Network Operation Center (NOC) ICON+, Data Center ICON+, Command Center Layanan Aplikasi PLN, serta Petugas Lapangan Tim Aktivasi dan Pemeliharaan. Demi tetap optimalnya pelayanan kepada para pelanggan, ICONers tetap bekerja on site, sesuai dengan tugas, fungsi, dan tanggung jawabnya. Penugasan ke lapangan juga tetap harus dilaksanakan saat ditemukan permasalahan yang harus diselesaikan terkait dengan utilitas dasar maupun peralatan telekomunikasi.

Manajemen ICON+ telah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait bekerja di kantor maupun di lapangan, sejak 6 Maret 2020 lalu, sebagai bentuk antisipasi dan langkah preventif dalam memastikan keamanan dan kewaspadaan dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

Bagi ICONers yang bekerja di area kantor, juga tamu yang datang ke area kantor, mereka harus melewati pemindaian suhu tubuh sebelum memasuki gedung kantor. Para ICONers juga diwajibkan untuk mengenakan masker selama berada di area kantor. Penggunaan masker ini sejalan dengan imbauan yang dikeluarkan oleh Pemerintah guna mengurangi laju penyebaran COVID-19. Selain itu, meja dan kursi pada ruang terbuka maupun ruang kerja juga telah diatur sedemikian rupa sehingga memperhatikan prinsip-prinsip physical distancing, di mana antara satu orang dengan orang yang lain sekurang-kurangnya berjarak 1-2 meter. Secara berkala, titik-titik penting seperti meja kerja, gagang pintu, dan permukaan-permukaan yang kerap disentuh dibersihkan dengan didisinfektan.

Sementara untuk mereka yang bertugas ke lapangan, manajemen ICON+ juga membekali protokol penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan kaidah K3 yang dilengkapi dengan atribut preventif pencegahan penularan COVID-19 seperti masker, sarung tangan, dan handsanitizer. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dalam meminimalkan risiko petugas lapangan terkena paparan virus.

Imbauan demi imbauan mengenai tata laksana pencegahan COVID-19 di area kerja ini terus digaungkan kepada ICONers, baik melalui email maupun media internal perusahaan. Poster-poster informasi terkait hal ini juga dipasang di tempat-tempat yang mudah terlihat.

 

 

 

Momentum perayaan 45 tahun Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) berkarya dalam perekonomian Indonesia dimanfaatkan ICON+ dengan membuka booth pada pameran anggota IWAPI yang digelar di Hotel Shangrila Surabaya (9/3). Berbagai macam produk usaha telah dihasilkan oleh IWAPI, diantaranya adalah produk makanan, pakaian, aksesoris dan beberapa barang homemade lainnya.

Pameran yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur dan berbagai Perwakilan Pemerintah Daerah Jawa Timur itu disambut baik oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur (KPw BI Jatim), Difi Ahmad Johansyah.

“Sudah banyak kontribusi dan kiprah yang diberikan oleh IWAPI untuk perekonomian Indonesia”, ujar Difi dalam sambutannya.

Bersama PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, ICON+ menyajikan produk unggulan dan service layanan dibooth pamern. Tak lupa, ICON+ juga melakukan demo e-smart power sebagai efisiensi listrik berbasis aplikasi

“Turut sertanya ICON+ dalam acara Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia bertujuan untuk memperluas jaringan dan relasi kepada masyarakat serta ikut andil dalam program pemerintah untuk menciptakan lingkungan industri berbasis 4.0” tutur Wahyu Toni Hermawan selaku Manager Pemasaran dan Penjualan SBU Regional Jawa Bagian Timur.

PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur bersama anak perusahaan PLN yakni PJB, PJBS dan ICON+ serta menggandeng Unicef memperkenalkan teknologi masa depan kelistrikan, Future X, di Surabaya, Sabtu, 29 Februari 2020 yang disebut dengan E-smart Power. Mengusung slogan #mimpitanpabatas, acara ini juga mendorong generasi builder, millenial, dan alpha tidak takut untuk bermimpi dan berimajinasi yang tinggi.

Sebagai terobosan terbaru, E-Smart Power dilengkapi 12 layanan. Smart Agriculture, Smart Industrial, dan Smart Ultima+AVC menjadi layanan unggulan.

Acara ini berlangsung selama dua hari mulai Sabtu hingga Minggu (29 Februari – 1 Maret 2020). Selain peluncuran E-smart Power, acara turut dimeriahkan dengan talkshow inspiratif, konvoi kendaraan listrik, PLN product knowledge, tech expo, tech desmontration, entertainment, future conference, dan social impact.

General Manager PT Perusahaan Listrik Negara Distribusi Jawa Timur Bob Saril mengatakan, pihaknya meluncurkan layanan E-Smart power total solution, yang artinya setiap kebutuhan listrik PLN sudah masuk di dalamnya. Pada 2020, menurutnya PLN akan menuju kepada beyond electricity, solusi total kebutuhan pelanggan baik di listrik maupun asosiasinya. Turut hadir pada acara tersebut, Plt Direktur Electricity and Wholesale Business ICON+, Ardian Cholid.

Dalam talkshow yang digelar, GM ICON+ SBU Regional Jawa Timur Agus Widya Santoso menyampaikan komitmen kuat ICON+ untuk terus mengembangkan program Smart City dan Smart Village. Di tahun ini, ICON+ menargetkan akan menyambungkan internet di sekitar 500 desa hingga 1.000 desa di seluruh Indonesia, diantaranya di wilayah Jawa Timur yaitu Madiun, Magetan, Pacitan dan sebagainya.

Direktur Electricity and Wholesale Business PT Indonesia Comnets Plus, Ardian Cholid baru saja melakukan kunjungan kerja di Kota Langsa, Aceh, Rabu (26/2). Kunjungan kerja tersebut dalam rangka dukungan ICON+ untuk program transformasi Digital Kota Langsa menjadi smart province, smart city dan smart village yang rencananya akan di launching pada Maret mendatang.

Saya berharap Langsa bisa menjadi kota pertama yang memulai menerapkan smart province, smart city dan smart village,” kata Ardian Cholid didampingi Komisaris PT PKLE Nazaruddin IB, Direktur PT PKLE Hendri, Asisten I Pemerintahan Langsa Suriyatno, Kadis Kominfo Langsa Yanis Prianto, Geucik Sidodadi Hidayat beserta rombongan disela – sela santap siang di Cosar Coffee Langsa.

Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Kota Langsa, Yanis Prianto mengatakan, tiga dasar membangun smart city sudah tercipta seperti adanya dukungan pemerintah, terintegrasinya seluruh jaringan dan partisipasi masyarakat. Yanis menambahkan, peran masyarakat sangat penting dalam kesuksesan program smart city, masyarakat juga harus paham seberapa penting smart city ini bagi masyarakat dan untuk siapa program ini dilakukan.

Salah satu dari 65 desa yang sudah siap dengan infrastruktur internet adalah Gampong Sidodadi Kecamatan Langsa Lama. Saat ini desa tersebut sudah memanfaatkan internet untuk kegiatan dan administrasi pengelolaan dana desa. Hal ini sesuai dengan harapan dari kerjasama yang terjalin dengan ICON+, yaitu terciptanya keterbukaan sistem keuangan desa yang lebih baik dan pemanfaatan jaringan internet bagi masyarakat luas.

Jumat (14/02) telah digelar acara peresmian sekaligus syukuran penempatan kantor baru ICON+ SBU Jakarta di Rukan Durentiga. Peresmian dilakukan oleh Direktur Finance & Human Capital, Anindita Eka Wibisono didampingi oleh Plt Direktur Service Excellence , Zulheldi. Dalam sambutannya, Anindita menyampaikan bahwa perpindahan ICONers SBU Jakarta merupakan salah satu cara managemen ICON+ memberikan ruang kerja yang lebih nyaman.

“Semoga semangat kerja teman-teman semakin meningkat. Di tempat kerja yang lebih nyaman ini, teman-teman diharapkan bisa semakin memenuhi harapan pelanggan sehingga dapat membawa ICON+ menenangkan persaingan bisnis” ujar Anindita

Sementara Zulheldi dalam kesempatan tatap muka tersebut menyampaikan sejumlah arahan pemegang saham kepada ICONers, di antaranya arahan agar ICON+ memastikan layanan tanpa putus, keuangan yang harus dalam keadaan sehat dan sejumlah arahan lainnya.

Sebagai bentuk rasa syukur sekaligus simbolisasi peresmian, Direksi bersama jajaran managemen yang hadir melakukan pemotongan tumpeng dan diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan dan keselamatan atas ditempatinya ruang kerja baru di Rukan Kindo Square Duren Tiga Raya No 101 Blok C16 dan C17.

Wakil Wali Kota Samarinda M. Barkati beserta rombongan tampak antusias saat berkunjung ke ICON+ Gandul, Jumat (14/2) lalu. Di Gandul rombongan disambut langsung oleh Plt Direktur Electricity and Wholesale Business ICON+ Ardian Cholid.

Kunjungan rombongan dari Samarinda, Kalimantan Timur, itu dilakukan dalam rangka penguatan kerja sama antara kedua belah pihak. Ada sejumlah agenda yang dibicarakan, terutama terkait dengan percepatan penyelesaian gangguan. Seperti diketahui, Pemkot Samarinda dan ICON+ telah bekerja sama terutama terkait dengan penyediaan jaringan komunikasi dan penyediaan bandwidth internet.

Di hadapan rombongan, Ardian memaparkan bahwa saat ini ICON+ tengah melakukan restrukturisasi organisasi. Di antaranya ialah akan adanya NOC Regional di setiap SBU. Ardian mengatakan, keberadaan NOC Regional di setiap SBU ini akan semakin menguntungkan klien/pelanggan karena proses pekerjaan akan menjadi lebih cepat.

Usai beramah-tamah, rombongan juga berkesempatan melihat langsung sejumlah infrastruktur penting ICON+ di Gandul seperti Contact Center, Ruang NOC, dan Data Center. Antusiasme rombongan terlihat jelas dengan banyaknya pertanyaan yang disampaikan.

Setelah tahun lalu sukse mendapat penghargaan dengan kategori Bronze, tahun ini Majalah internal ICON+ yang dikenal dengan sebutan ICON+News kembali sukses meraih penghargaan pada ajang InHouse Magazine Awards 2020 yang digelar di Ballroom Mercure Hotel Banjarmasin (7/2). Bersaing dengan in House Magazine perusahaan lain di kategori BUMN, ICON+NEWS edisi Januari 2019 berhasil mendapat predikat Silver Winner The Best of State Own Enterprise InMA 2020.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Plt Manager Bidang Hubungan Kelembagaan, Erna ASP Pardede. Nampak terlihat turut hadir Plt Manager Kantor Perwakilan Kalsel & Kalteng, Erwin Pauang Pongmasakke pada acara yang digelar oleh SPS Serikat Perusahaan Pers tersebut.

ICON+News edisi Januari yang mengangkat tema Tak Redup di Tengah Bala sukses menarik perhatian dewan juri yang terdiri dari Ahmad Djauhar (Sekretaris Dewan Pertimbangan SPS Pusat), Asmono Wikan (Sekretaris Jenderal SPS Pusat), Danu Kusworo (Redaktur Foto Harian KOMPAS), Oscar Motulloh (kurator pewarta foto Kantor Berita ANTARA), Mas Sulistyo (Design Director DM ID), dan Nina M. Armando (Ketua Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI), Ndang Sutisna (Direktur Eksekutif First Position Group), Ika Sastrosoebroto (President Director Prominent PR), dan Agus Sudibyo (Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers)

Inhouse Magazine Awards 2020 merupakan bentuk apresiasi SPS Serikat Perusahaan Pers terhadap kreativitas perusahaan dalam mengemas buletin internal baik cetak maupun digital. Serikat Perusahaan Pers (SPS) sendiri adalah wadah berkumpulnya para penerbit pers cetak. Tiap tahun, SPS rutin mengadakan ajang penghargaan IPMA, InMA, IYRA dan ISPRIMA yang merupakan wujud dedikasi organisasi untuk memicu lahirnya karya-karya sampul muka dan media cetak dan digital.

ICON+ dan PLN Tarakan resmi menandatangani kesepakatan bersama terkait pengembangan infrastruktur, TI dan Aplikasi di PLN Tarakan. Penandatangan kerjasama dilaksanakan di Mercure Kuta Hotel  dan dilakukan oleh Plt Direktur Utama ICON+, Iwan Purwana dan Direktur Utama PLN Tarakan, I Ketut Wiriana (31/01). Turut hadir dalam acara tersebut GM SBU Balikpapan, Lantip Sasmito dan GM SBU Denpasar, Yulianto Sri Hartadi.

“ICON+ akan akan berusaha untuk mengeksekusi dengan cepat dan diharapkan aplikasi dari ICON+ dapat memberikan nilai serta membantu PLN Tarakan dalam meningkatkan revenue selaku anak Perusahaan” ujar Iwan Purwana dalam kata sambutannya.

Sementara itu, I Ketut Wiriana dalam sambutannya mengungkapkan bahwa nantinya semua proses bisnis PLN Tarakan akan menggunakan aplikasi yang akan di support oleh ICON+. “Terdapat 7 region PLN Tarakan yang saat ini mengelola tenaga kerja dan perlu di dukung oleh IT yang memadai, terutama aplikasi Video Conference agar dapat mempermudah proses bekerja di Internal PLN Tarakan”. Ujarnya.

Kerja sama ini merupakan wujud dari sinergi anak perusahaan PLN Group dan nantinya di harapkan dapat di kawal bersama dalam membangun aplikasi yang terintegrasi.