Semua Berita

Tekad ICON+ untuk menghadirkan pelayanan excellence dan mudah untuk dijangkau oleh masyarakat, terus diwujudkan dalam berbagai upaya. Terbaru, ICON+ SBU Regional Jawa Bagian Timur menjalin kerja sama strategis dengan PT Akses Komunikasi Internusa (Aksinet), yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama kedua belah pihak.

Kerja sama tersebut di antaranya ialah melakukan pemasaran bersama terkait Stroomnet dan aplikasi Moodle Cloud. Langkah ini, seperti disampaikan oleh General Manager ICON+ SBU Regional Jawa Bagian Timur Agus Widyasantoso, merupakan salah satu upaya ICON+ untuk aktif mendengarkan dan menawarkan berbagai solusi yang dibutuhkan pelanggan atau bahkan melebihi ekspektasi pelanggan di Jawa Timur.

Penandatanganan MoU kerja sama dilakukan pada Jumat, 14 Agustus 2020 lalu dan dihadiri oleh GM SBU Regional Jawa Bagian Timur Agus Widyasantoso, Manager Kantor Perwakilan Jember ICON+ Datwillyana Noviarno, dan Direktur PT Akses Komunikasi Internusa Koesdianto.

Dalam sambutannya, Agus mengatakan bahwa MoU ini merupakan langkah awal yang sinergis untuk kebaikan para pihak yang terlibat.

Hal senada juga disampaikan oleh Koesdianto. “MoU pada pagi hari ini sebagai langkah awal untuk dapat bekerja sama sehingga ke depannya dapat tumbuh lebih pesat lagi dalam dunia telekomunikasi,” ucap Koesdianto.

Bertepatan dengan momentum perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-75, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, meluncurkan aplikasi “Mempawah Cerdas”. Acara yang berlangsung di tiga lokasi berbeda ini dilakukan dengan fasilitas video conference yang didukung oleh ICON+.

ICON+ sendiri telah cukup lama mendukung Kabupaten Mempawah dalam upayanya mewujudkan konsep smart city. Sebelumnya ICON+ menjadi pendukung utama dari pengembangan jaringan internet dan infrastruktur atau jaringan telekomunikasi seluruh organisasi perangkat daerah di wilayah tersebut.

Demikian pula halnya aplikasi “Mempawah Cerdas” yang jaringan infrastruktur telekomunikasinya didukung oleh ICON+.

Aplikasi “Mempawah Cerdas” merupakan aplikasi berbasis Android dan IOS yang dapat diunduh secara bebas oleh masyarakat Mempawah. Dalam aplikasi tersebut tersedia beragam informasi yang terintegrasi, mulai dari informasi pendidikan, kesehatan, kuliner, wisata, tempat belanja, hotel, jasa pengiriman, taksi, call center, pelayanan publik, dan ragam informasi lainnya.

Untuk pelayanan publik, aplikasi ini memungkinkan penggunanya untuk memberikan laporan terkait pelayanan publik seperti pelaporan jalan atau fasilitas umum yang rusak dan pengaduan lainnya.

 

 

Setelah melalui proses renovasi singkat, ruang Contact Center (CC) dan Network Operation Center (NOC) Stroomnet diresmikan penggunaannya di kantor ICON+ Mampang, Jakarta. Sebelumnya, CC dan NOC Stroomnet melayani para pelanggan Stroomnet dari kantor ICON+ Gandul.

Ceremonial opening fasilitas kerja baru ini dilakukan langsung oleh Plt. Direktur Utama ICON+ Yuddy Setyo Wicaksono dengan melakukan pemotongan pita dan tumpeng, di ICON+ Mampang, Selasa, 25 Agustus 2020.

Acara peresmian tersebut juga dihadiri oleh jajaran Direksi ICON+ lainnya, yakni Direktur Finance and Human Capital ICON+ Yuni Suryanto, Plt. Direktur Enterprise Business ICON+ Ivan Cahya Permana, Plt. Direktur Service Excellence ICON+ Zulheldi, Plt. Direktur Electricity and Wholesale Business ICON+ Ignatius Rendroyoko, dan Plt. Direktur Digital Solution and Business Development ICON+ Julita Indah.

Selain jajaran Direksi, acara juga dihadiri oleh rekan-rekan ICONers dari tim Retail Solution dan juga ICONers dari berbagai SBU di seluruh Indonesia melalui video conference.

Yuddy dalam sambutannya mengatakan, kehadiran sarana dan fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan semangat baru bagi para ICONers, terutama para Agen CC dan NOC, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaiknya kepada pelanggan Stroomnet.

Yuddy menambahkan, saat ini ICON+ terus berupaya menghadirkan layanan yang excellence dan bahkan mampu melampaui ekspektasi pelanggan. Untuk itu ia mengajak para ICONers untuk terus menyalakan semangat dan membuktikan kinerja terbaiknya.

PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang Anugerah BUMN 2020. Kedua penghargaan tersebut ialah Penghargaan Transformasi Organisasi Terbaik II untuk kategori Anak Perusahaan BUMN (Non Tbk) dan Penghargaan Inovasi Bisnis Terbaik II untuk kategori yang sama.

Kedua penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ivan Cahya Permana, Plt. Direktur Enterprise Business ICON+, pada malam penghargaan yang diselenggarakan di The MAJ Senayan, Jakarta, Kamis (9/7). Acara malam penghargaan sendiri berlangsung dengan mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19.

Ini bukan penghargaan pertama kali yang diraih ICON+ di ajang Anugerah BUMN. Sebelumnya, pada Anugerah BUMN 2018 ICON+ juga berhasil meraih penghargaan Juara Dua Strategi Pertumbuhan Terbaik.

Ivan Cahya Permana dalam wawancara singkat seusai menerima penghargaan mengatakan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pihak luar kepada ICON+ dan menjadi bekal penting ICON+ untuk merambah ke dunia enterprise yang lebih dinamis lagi, sehingga memiliki bisnis yang lebih baik di masa mendatang.

“Tidak lupa, terima kasih untuk seluruh ICONers yang sudah mendukung ICON+ sehingga ICON+ mendapatkan dua penghargaan sekaligus,” ucap Ivan.

Berlangsung di tengah pandemi, Anugerah BUMN 2020 merupakan penyelenggaraan tahun ke-9. Acara ini diselenggarakan oleh BUMN Track, media massa cetak dan digital yang mengupas isu terkini BUMN. Kali ini Anugerah BUMN 2020 mengusung tema “BUMN sebagai Lokomotif Perekonomian Nasional dalam Persaingan Global”.

SH Sutarto, Pemimpin Perusahaan BUMN Track, dalam sambutannya mengatakan penyelenggaraan Anugerah BUMN 2020 menjadi sangat luar biasa dengan persiapan ekstra yang berbeda dari biasanya. Tahapan sosialisasi sendiri dimulai sejak Februari 2020 lalu, kemudian dilanjutkan dengan proses penilaian dan presentasi penjurian pada awal Maret 2020.

“Dengan berbagai pertimbangan di masa pandemi COVID-19, maka pengumuman pemenang yang semula direncanakan pada 9 April 2020, disesuaikan menjadi hari ini, dengan mematuhi protokol kesehatan,” ucap SH Sutarto.

Total seluruh peserta kali ini ialah 131 perusahaan. Jumlah tersebut mengerucut menjadi 107 perusahaan yang dinyatakan lolos tahap wawancara dan presentasi di hadapan para dewan juri.

Dewan Juri diketuai oleh Dr. Tanri Abeng dan beranggotakan beragam profesi. Di antaranya ialah Prof. Bramantyo Djohanputro, Ph.D., M.BA. (Direktur Eksektuif PPM Manajemen), Dr. Enny Sri Hartati (Peneliti INDEF), Dr. Mas Achmad Daniri, M.Ec. (Ketua KNKG), Tulus Abadi (Ketua YLKI), dan lainnya.

Bertempat di halaman Kantor ICON+ SBU Regional Bali & Nusa Tenggara, telah dilakukan gelar apel siaga untuk mengecek kesiapan seluruh tim dalam rangka siaga hari Raya Idul Fitri 1441H (22/05/2020).

Apel pengamanan kali ini berbeda dari biasanya karena situasinya berada di tengah-tengah masa pandemi COVID-19. Untuk itu, penyelenggaraan apel pun mengikuti prosedur protokol kesehatan COVID-19. Pelaksanaan apel tetap mengindahkan kebijakan physical distancing, peserta hanya diikuti secara terbatas dari mitra service point dan ICONers SBU Regional Bali & Nusa Tenggara.

Pada hari sebelumnya telah dilakukan kunjungan ke POP Superbackbone, landing point kabel laut yang menghubungkan fiber connection antara pulau Bali dan Pulau Jawa dan Sidak kesiap-siagaan tim di Basecamp Serpo Zona Bali Utara.

 “Untuk seluruh ICONers dan mitra agar tetap menjalankan kaidah-kaidah K3 dalam bekerja serta mematuhi protokol kesehatan dari Pemerintah Republik Indonesia terkait Pandemi Covid-19” Ujar Wahyu Setyabudi dalam sambutannya.

Usai melaksanakan apel siaga, masing-masing perwakilan tim Serpo melaporkan kesiapan toolset dan SDM yang disaksikan langsung oleh GM SBU Regional Bali & Nusa Tenggara, Wahyu Setyabudi

Bulan Ramadan merupakan bulan penuh keberkahan. Pada bulan ini sangat dianjurkan melakukan ibadah dengan maksimal dan sepenuh hati. Salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan ialah menunjukkan kepedulian kepada sesama, khususnya kepada mereka yang tidak mampu dan membutuhkan kepedulian.

Aksi inilah yang dilakukan oleh ICON+ SBU Regional Sulawesi dan Indonesia Bagian Timur, melalui program berbagi sembako dan buka puasa kepada mereka yang membutuhkan, terutama di sekitar kantor SBU Regional Sulawesi dan Indonesia Bagian Timur.

Kegiatan ini sendiri merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Ramadan.

Program berbagi sembako sendiri diselenggarakan di Panti Asuhan Hikmah yang berlokasi tak jauh dari kantor SBU Regional Sulawesi dan Indonesia Bagian Timur, pada 19 Mei 2020.

Selain itu, ICONers dari SBU Sulawesi dan Indonesia Bagian Timur juga berkeliling dengan kendaraan untuk berbagi hidangan berbuka puasa untuk masyarakat sekitar yang kurang mampu.

Seluruh program ini diselenggarakan dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan penyebaran COVID-19, tanpa mengurangi khidmatnya pelaksanaan acara.

Selain diharapkan dapat menjadi kontribusi bagi lingkungan dengan berbagi kebahagiaan dan mencukupi kebutuhan mereka yang kekurangan, kegiatan ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi ICONers di SBU Regional Sulawesi dan Indonesia Bagian Timur pada khususnya, serta seluruh keluarga besar ICON+ pada umumnya. Bahwa dalam rezeki yang dititipkan oleh Tuhan kepada kita, ada hak-hak dari mereka yang kurang mampu, yang jika kita tunaikan Insya Allah akan semakin membawa keberkahan kepada diri kita sendiri, keluarga, dan tentunya perusahaan tercinta kita ini.

 

Mematuhi imbauan Pemerintah untuk melaksanakan protokol Work from Home (WFH), ICON+ telah memberlakukan prosedur bekerja dari rumah untuk sebagian besar karyawannya. Langkah ini selain merupakan tindakan preventif, juga merupakan bentuk kontribusi ICON+ untuk meredam laju penularan COVID-19. Meski demikian, sebagai perusahaan yang mendukung ketersediaan utilitas dasar (listrik) dan penyelenggaraan teknologi informasi dan komunikasi, ada sejumlah fungsi kerja di ICON+ yang tak mungkin dikerjakan dari rumah.

Karyawan (ICONers) yang bertugas untuk mengoperasikan Call Center PLN 123 (CC PLN 123) dan Contact Center ICON+, misalnya. Atau ICONers yang bekerja di Network Operation Center (NOC) ICON+, Data Center ICON+, Command Center Layanan Aplikasi PLN, serta Petugas Lapangan Tim Aktivasi dan Pemeliharaan. Demi tetap optimalnya pelayanan kepada para pelanggan, ICONers tetap bekerja on site, sesuai dengan tugas, fungsi, dan tanggung jawabnya. Penugasan ke lapangan juga tetap harus dilaksanakan saat ditemukan permasalahan yang harus diselesaikan terkait dengan utilitas dasar maupun peralatan telekomunikasi.

Manajemen ICON+ telah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait bekerja di kantor maupun di lapangan, sejak 6 Maret 2020 lalu, sebagai bentuk antisipasi dan langkah preventif dalam memastikan keamanan dan kewaspadaan dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

Bagi ICONers yang bekerja di area kantor, juga tamu yang datang ke area kantor, mereka harus melewati pemindaian suhu tubuh sebelum memasuki gedung kantor. Para ICONers juga diwajibkan untuk mengenakan masker selama berada di area kantor. Penggunaan masker ini sejalan dengan imbauan yang dikeluarkan oleh Pemerintah guna mengurangi laju penyebaran COVID-19. Selain itu, meja dan kursi pada ruang terbuka maupun ruang kerja juga telah diatur sedemikian rupa sehingga memperhatikan prinsip-prinsip physical distancing, di mana antara satu orang dengan orang yang lain sekurang-kurangnya berjarak 1-2 meter. Secara berkala, titik-titik penting seperti meja kerja, gagang pintu, dan permukaan-permukaan yang kerap disentuh dibersihkan dengan didisinfektan.

Sementara untuk mereka yang bertugas ke lapangan, manajemen ICON+ juga membekali protokol penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan kaidah K3 yang dilengkapi dengan atribut preventif pencegahan penularan COVID-19 seperti masker, sarung tangan, dan handsanitizer. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dalam meminimalkan risiko petugas lapangan terkena paparan virus.

Imbauan demi imbauan mengenai tata laksana pencegahan COVID-19 di area kerja ini terus digaungkan kepada ICONers, baik melalui email maupun media internal perusahaan. Poster-poster informasi terkait hal ini juga dipasang di tempat-tempat yang mudah terlihat.

 

 

 

Momentum perayaan 45 tahun Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) berkarya dalam perekonomian Indonesia dimanfaatkan ICON+ dengan membuka booth pada pameran anggota IWAPI yang digelar di Hotel Shangrila Surabaya (9/3). Berbagai macam produk usaha telah dihasilkan oleh IWAPI, diantaranya adalah produk makanan, pakaian, aksesoris dan beberapa barang homemade lainnya.

Pameran yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur dan berbagai Perwakilan Pemerintah Daerah Jawa Timur itu disambut baik oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur (KPw BI Jatim), Difi Ahmad Johansyah.

“Sudah banyak kontribusi dan kiprah yang diberikan oleh IWAPI untuk perekonomian Indonesia”, ujar Difi dalam sambutannya.

Bersama PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, ICON+ menyajikan produk unggulan dan service layanan dibooth pamern. Tak lupa, ICON+ juga melakukan demo e-smart power sebagai efisiensi listrik berbasis aplikasi

“Turut sertanya ICON+ dalam acara Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia bertujuan untuk memperluas jaringan dan relasi kepada masyarakat serta ikut andil dalam program pemerintah untuk menciptakan lingkungan industri berbasis 4.0” tutur Wahyu Toni Hermawan selaku Manager Pemasaran dan Penjualan SBU Regional Jawa Bagian Timur.

PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur bersama anak perusahaan PLN yakni PJB, PJBS dan ICON+ serta menggandeng Unicef memperkenalkan teknologi masa depan kelistrikan, Future X, di Surabaya, Sabtu, 29 Februari 2020 yang disebut dengan E-smart Power. Mengusung slogan #mimpitanpabatas, acara ini juga mendorong generasi builder, millenial, dan alpha tidak takut untuk bermimpi dan berimajinasi yang tinggi.

Sebagai terobosan terbaru, E-Smart Power dilengkapi 12 layanan. Smart Agriculture, Smart Industrial, dan Smart Ultima+AVC menjadi layanan unggulan.

Acara ini berlangsung selama dua hari mulai Sabtu hingga Minggu (29 Februari – 1 Maret 2020). Selain peluncuran E-smart Power, acara turut dimeriahkan dengan talkshow inspiratif, konvoi kendaraan listrik, PLN product knowledge, tech expo, tech desmontration, entertainment, future conference, dan social impact.

General Manager PT Perusahaan Listrik Negara Distribusi Jawa Timur Bob Saril mengatakan, pihaknya meluncurkan layanan E-Smart power total solution, yang artinya setiap kebutuhan listrik PLN sudah masuk di dalamnya. Pada 2020, menurutnya PLN akan menuju kepada beyond electricity, solusi total kebutuhan pelanggan baik di listrik maupun asosiasinya. Turut hadir pada acara tersebut, Plt Direktur Electricity and Wholesale Business ICON+, Ardian Cholid.

Dalam talkshow yang digelar, GM ICON+ SBU Regional Jawa Timur Agus Widya Santoso menyampaikan komitmen kuat ICON+ untuk terus mengembangkan program Smart City dan Smart Village. Di tahun ini, ICON+ menargetkan akan menyambungkan internet di sekitar 500 desa hingga 1.000 desa di seluruh Indonesia, diantaranya di wilayah Jawa Timur yaitu Madiun, Magetan, Pacitan dan sebagainya.

Direktur Electricity and Wholesale Business PT Indonesia Comnets Plus, Ardian Cholid baru saja melakukan kunjungan kerja di Kota Langsa, Aceh, Rabu (26/2). Kunjungan kerja tersebut dalam rangka dukungan ICON+ untuk program transformasi Digital Kota Langsa menjadi smart province, smart city dan smart village yang rencananya akan di launching pada Maret mendatang.

Saya berharap Langsa bisa menjadi kota pertama yang memulai menerapkan smart province, smart city dan smart village,” kata Ardian Cholid didampingi Komisaris PT PKLE Nazaruddin IB, Direktur PT PKLE Hendri, Asisten I Pemerintahan Langsa Suriyatno, Kadis Kominfo Langsa Yanis Prianto, Geucik Sidodadi Hidayat beserta rombongan disela – sela santap siang di Cosar Coffee Langsa.

Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Kota Langsa, Yanis Prianto mengatakan, tiga dasar membangun smart city sudah tercipta seperti adanya dukungan pemerintah, terintegrasinya seluruh jaringan dan partisipasi masyarakat. Yanis menambahkan, peran masyarakat sangat penting dalam kesuksesan program smart city, masyarakat juga harus paham seberapa penting smart city ini bagi masyarakat dan untuk siapa program ini dilakukan.

Salah satu dari 65 desa yang sudah siap dengan infrastruktur internet adalah Gampong Sidodadi Kecamatan Langsa Lama. Saat ini desa tersebut sudah memanfaatkan internet untuk kegiatan dan administrasi pengelolaan dana desa. Hal ini sesuai dengan harapan dari kerjasama yang terjalin dengan ICON+, yaitu terciptanya keterbukaan sistem keuangan desa yang lebih baik dan pemanfaatan jaringan internet bagi masyarakat luas.