Semua Berita

Wakil Bupati Kab. Belitung, Isyak Meirobie beserta rombongan baru saja berkunjung ke Kantor ICON+ Gandul (23/01). Kunjungan tersebut di terima dan di sambut baik oleh Direktur Digital Solution and Business Development, Ivan Cahya Permana.

“ICON+ gandul merupakan objek vital nasional yang mendukung seluruh sistem telekomunikasi kelistrikan dengan keunggulan infrastrutur jaringan fiber optic yang sudah tersebar di seluruh Indonesia. Tentunya hal ini berarti, kami dapat mengakomodir total solution digitalisasi komunikasi termasuk untuk Kab Belitung”.

Isyak Meirobie merespon baik sambutan yang telah diberikan ICON+ sebagai tuan rumah. “Kami Ingin merealisasikan 18 program Unggulan Pemerintah Kab Belitung yang salah satunya dengan membangun infrastruktur jaringan handal yang dapat di support oleh ICON+ selama 4 tahun ke depan”. Ujar Isyak di tengah-tengah kata sambutannya. Selanjutnya, Isyak Meirobie juga memberikan apresiasi dan sangat terkesan dengan jaringan CCTV milik ICON+. Nantinya, menurut Isyak, CCTV tersebut akan dimanfaatkan sebagai pusat pemantauan masyarakat di lapangan dan sebagai solusi untuk memberikan peran nyata pemerintah kab belitung dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selanjutnya, Wakil Bupati Belitung beserta rombongan mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung ruang NOC, Data Center dan Contact Center ICON+. Dalam Kunjungan ke NOC, Isyak Meirobie menginginkan agar ICON+ dapat membantu pemerintah Kab Belitung dalam mengolah data warga tidak mampu di Kab Belitung agar bantuan dari pemerintah bisa tepat sasaran karena selama ini yang terjadi adalah profile-ing yang bias di Pemerintahan Kab Belitung.

Di penghujung acara, GM SBU Palembang, Ratriani Kartika Mahanani mengucapkan terimakasih atas kepercayaan Pemerintah Kab Belitung kepada ICON+ sebagai mita untuk merealisasikan program Smart Island dan penyelenggaraan E-Government di lingkungan Kab Belitung.

“Dengan kunjungan ini, saya harap dapat semakin meningkatkan kerja sama yang erat antara ICON+ dan Pemerintah Kab Belitung” tutup Katrin.

 

Daftar kiprah ICON+ dalam menghadirkan koneksi internet untuk masyarakat desa bertambah panjang. Senin (20/1) lalu, bertempat di Auditorium Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Internet Desa Marasa resmi diluncurkan oleh Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Hj. Enny Angraeny Anwar dan Plt. Direktur Utama ICON+ Iwan Purwana.

Internet Desa Marasa (Mandiri, Cerdas, dan Sehat) merupakan program hasil kerja sama Pemprov Sulawesi Barat dan ICON+. Program ini menyediakan koneksi fiber optic dan fasilitas internet di desa-desa seluruh Sulawesi Barat. Pada tahap pertama, saat ini ada sebanyak 32 desa yang telah menikmati koneksi internet ini.

Enny dalam sambutannya mengatakan bahwa penyediaan infrastruktur teknologi informasi yang memadai sangat diperlukan.

“Ini akan mempermudah masyarakat mengakses informasi dari luar wilayah, sekaligus dapat mempromosikan potensi-potensi yang ada di daerah masing-masing,” ucap Enny.

Sementara itu Plt. Direktur Utama ICON+ Iwan Purwana menyampaikan, kerja sama antara ICON+ dengan pemerintah-pemerintah daerah telah berlangsung cukup lama. Tujuannya, ialah menghadirkan manfaat teknologi informasi di tengah-tengah masyarakat.

Iwan berharap kerja sama antara ICON+ dan Pemprov Sulawesi Barat akan terus berlangsung dan membawa kebaikan bagi Provinsi Sulawesi Barat.

Setelah menjalani Uji Petik – Uji Laik Operasi (ULO) Jasa Telekomunikasi Layanan Call Center di kantor Gandul, ICON+ memperoleh lisensi jasa tersebut yang tertuang dalam Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia nomor 281/TEL/02.02/2019. ULO yang digelar pada 13 Januari 2020 tersebut didampingi oleh Suhartono selaku JFU Analis Perizinin Kelayakan Penyelenggaraan dan Penerapan Teknologi Level 4 Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika KOMINFO.

Dalam ULO tersebut, dilakukan sejumlah uji coba telepon ke nomor 150678 Contact Center ICON+ serta pemeriksaan terhadap system dan perangkat yang mendukung kinerja Contact Center ICON+. Lisensi atas jasa tersebut efektif sejak 13 Januari 2020. Keberhasilan meraih lisensi ini tak lepas dari kerja keras seluruh ICONers yang terlibat mulai dari pengajuan lisensi hingga proses ULO berlangsung.

Kerjasama yang terjalin antara ICON+ dan Universitas Syiah Kuala Aceh semakin erat dengan dilakukannya penandatangan Kontrak Layanan Internet Internasional Jalur II 2020 (8/1). Penandatanganan dilakukan oleh Agus Widya Santoso Selaku GM SBU Medan dan Nazaruddin Selaku Kepala UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Syiah Kuala Aceh dan di saksikan oleh Rektor Universitas Syiah Kuala, Rizal Samsul, Wakil Rektor Universitas Syiah Kuala Aceh, Sofyan Hizir dan di sambut baik oleh Direktur Electricity and Wholesale Business merangkap Enterprise Business, Ardian Cholid.

Digelar di ICON+ Gandul, kunjungan ini merupakan kunjungan ketiga yang dilakukan oleh Universitas Syiah Kuala ke kantor ICON+. Dalam kesempatan ini, ICON+ memperlihatkan demo CCTV dengan segala aspek bisnis yang menarik.  Selanjutnya yakni pemaparan skema bisnis smart parking dan smart campus tahap II. Program ini mengacu pada fasilitas-fasilitas yang mendukung semua kegiatan civitas akademika dalam melaksanakan kewajiban Perguruan Tinggi Universitas Syiah Kuala Aceh dengan menggunakan teknologi informasi sebagai tulang punggung pendukung kampus.

Acara kemudian ditutup dengan diskusi skema bisnis smart parking dan smart campus unttuk mencapai kesepakatan di antara kedua belah pihak. Dengan dilaksanakannya tanda tangan kontrak ini maka diharapkan ICON+ dapat menjadi bagian dalam perkembangan Universitas Syiah Kuala Aceh.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana banjir, ICON+ bersama dengan 20 mitra kerja Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) lainnya memberikan bantuan logistik bagi masyarakat yang terkena dampak banjir di wilayah Cengkareng dan Kalideres, Jakarta Barat (7/1). Dari ICON+, bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan dan kebutuhan bayi, baju layak pakai, dan sembako. Semua bantuan tersebut hasil dari sumbangan ICONers.

Secara simbolis bantuan diserahkan langsung oleh Menteri Kominfo Johnny G. Plate kepada Suprapto, selaku Kepala Sekretariat Pengelola Masjid Raya KH. Hasyim Asya’ari Semanan, Kalideres, Jakarta Barat. Johnny mengatakan, dalam rangka solidaritas dan sebagai wujud dari kesadaran sosial, Kominfo mengajak para mitra kerja untuk bersama-sama membantu warga korban banjir.

“Ini kan ada masalah banjir, Kementerian Kominfo juga dalam rangka berbagai rasa dan berbela rasa dengan masyarakat ikut ambil bagian dalam membantu meringankan korban banjir, bantuan-bantuan dari mitra kerja ini dikoordinir oleh Kominfo. Bantuan tersebut berupa logistik, ada yang cepat saji yang tersedia sesuai dengan kebutuhan mereka, baik makanan maupun peralatan sehari-hari,” ungkap Johnny

Dengan mengajak mitra kerja, Menteri Kominfo berharap bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya ini bisa membantu meringankan warga masyarakat yang sampai sekarang masih berada di tempat pengungsian Masjid KH. Hasyim Asy’ari Kalideres.

“Jangan diukur dari jumlahnya atau waktunya yang sudah agak terlambat, tapi ini bagian dari silaturahmi dan rekatan kebangsaan kita. Itulah indahnya kita hidup sebagai bangsa, di mana kita saling membantu, kita saling memperkuat saat salah satu dari saudara kita mengalami kesulitan,” terang Johnny.

Selain disalurkan di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, bantuan dari Kementerian Kominfo dan mitra kerja ini juga disalurkan di beberapa daerah lainnya yang terdampak banjir, seperti Jakarta Timur, Bogor, Bekasi, Depok dan beberapa daerah lainnya. Atas kerja cepat dan tanggap membantu korban banjir, Menkominfo menyampaikan terima kasih kepada 20 mitra kerja yang meningkatkan solidaritas secara bersama-sama.

“Saya berterima kasih kepada mitra kerja, mereka bereaksi sangat cepat kesadarannya, sangat tinggi mengumpulkan bantuan sesuai kebutuhan,” kata Johnny.

Pada kesempatan itu, Menteri Kominfo meminta masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, bahwa musim hujan diperkirakan berlangsung hingga bulan Februari atau Maret mendatang.

Dia juga meminta masyarakat untuk tidak segera mempercayai informasi yang menyesatkan yang berkaitan dengan banjir. Lebih lanjut, Menteri Kominfo juga mengingatkan warga untuk turut berperan dalam menjaga lingkungan, salah satunya membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT PLN (Persero) menetapkan Zulkifli Zaini menjadi Direktur Utama dan Amien Sunaryadi sebagai komisaris utama perusahaan setrum pelat merah tersebut.

Selain itu, hasil RUPS juga mengangkat dan menetapkan Suahasil Nazara sebagai Wakil Komisaris Utama. Sedangkan Darmawan Prasodjo menjabat sebagai Wakil Direktur Utama dan Sinthya Roesly menjabat sebagai Direktur Keuangan.

Surat Keputusan diberikan oleh Wakil Menteri BUMN 1, Budi Gunadi Sadikin, di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (23/12). Berdasarkan hasil RUPS, berikut susunan Komisaris dan Direksi PLN yang baru.

Komisaris PLN

  1. Amien Sunaryadi – Komisaris Utama/Komisaris Independen
  2. Suahasil Nazara – Wakil Komisaris Utama
  3. Ilya Avianti – Komisaris
  4. Rida Mulyana – Komisaris
  5. Deden Juhara- Komisaris Independen
  6. Budiman – Komisaris

 

Direksi PLN

  1. Zulkifli Zaini – Direktur Utama.
  2. Darmawan Prasodjo – Wakil Direktur Utama.
  3. Sinthya Roesly – Direktur Keuangan
  4. Sripeni Inten Cahyani sebagai Direktur Pengadaan Strategis 1.
  5. Djoko Raharjo Abumanan sebagai Direktur Pengadaan Strategis 2.
  6. Muhamad Ali sebagai Direktur Human Capital Management.
  7. Syofvi Felienty Roekman sebagai Direktur Perencanaan Korporat.
  8. Haryanto W.S. sebagai Direktur Bisnis Regional Jawa,Madura dan Bali
  9. Syamsul Huda sebagai Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Kalimantan
  10. Ahmad Rofiq sebagai Direktur Bisnis Maluku, Papua dan Nusa Tenggara.
  11. Wiluyo Kusdwiharto sebagai Direktur Bisnis Regional Sumatera.

(Foto : Jawa Pos)

 

Jakarta (13/12) – Setelah POLRI dengan ICON+ tandatangani kerjasama Project Charter Joint Development yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, keduanya kini sepakat untuk bekerjasama dalam rangka Pendayagunaan Sarana dan Prasarana Bersama dalam Kerangka Sharing Economy Model. Keduanya resmi melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilakukan oleh Asisten Kapolri Bidang SDM, Irjen (Pol) Dr. Eko Indra Heri S., M.M. dan Direktur Utama ICON+, Iwan Purwana di Gedug TNCC POLRI, Jakarta.

Dalam acara ini turut menyaksikan Direktur Perencanaan PT PLN (Persero), Syofvi Felienty Roekman, EVP Portofolio Management PT PLN (Persero), Noesita Indriani serta Direktur Digital Solution and Business Development ICON + Ivan Cahya Permana.

Kerjasama ini melingkupi penyediaan infrastruktur untuk mengoptimalkan aset-aset strategis POLRI dengan jaringan telekomunikasi yang dimiliki oleh ICON +. Kerjasama ini dijalin dalam rangka optimalisasi produktivitas guna mendukung kegiatan operasional. Sejumlah layanan yang akan diberikan ICON+ diantaranya cctv, video conference dan managed service dalam rangka meningkatkan kualitas publik POLRI kepada masyarakat.

Sebagai upaya memberikan pelayanan prima kepada pelanggan saat Natal dan Tahun Baru, ICON+ SBU Denpasar gelar apel siaga untuk mengecek kesiapan seluruh tim dalam memberikan pelayanan di dua hari besar tersebut (6/12). Di gelar di Lapangan Kantor ICON+ SBU Denpasar, apel di hadiri oleh seluruh mitra service point dan ICONers SBU Denpasar. Usai melaksanakan apel, tim Serpo mempresentasikan kesiapan toolset dan SDM yang disaksikan langsung oleh GM SBU Denpasar, Yulianto Sri Hartadi.

Dalam sambutannya, Yulianto Sri Hartadi menyampaikan agar seluruh jajaran SBU Denpasar baik internal maupun mitra harus siap memberikan pelayanan prima saat natal dan tahun baru dikarenakan Bali merupakan salah satu destinasi utama para pelancong sehingga suasana Bali akan lebih ramai dari hari biasanya.

“Saya ingatkan kepada seluruh ICONers dan mitra untuk tetap menjalankan kaidah-kaidah K3 dalam bekerja dan harus dipastikan semua berkomitmen untuk bertugas sesuai jadwal piket yang sudah ditentukan” ujar Adi.

Selasa 03 Desember 2019, ICON+ Gandul menerima kunjungan dari STMIK Nusa Mandiri. Dalam kunjungan tersebut, acara di buka oleh Manager Fault Managemen, Muhammad Naim. Setelah acara di buka, mahasiswa/i di ajak untuk keliling mengunjungi kantor ICON+.  Di bagi menjadi dua kelompok, mahasiswa/i dapat melihat secara langsung data Center, Contact Center dan ruang NOC ICON+.  Antusias para mahasiswa/i terhadap kunjungan industri ICON+ ini sangatlah tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diberikan kepada narasumber.

Kunjungan tersebut bermaksud membuka wawasan para mahasiswa/i mengenal dunia perindustrian secara nyata yang mungkin selama ini mereka hanya dapat mendengarkan teori-teori didalam kelas. Kunjungan Industri ini juga akan menunjukan tentang banyak hal yang ada dalam lapangan kerja agar mahasiswa/i tidak kaget atau terbiasa menerima pekerjaan atau bekerja dengan sesuai keahlian. Dengan adanya kunjungan industri mahasiwa/I diharapkan dengan cepat bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan perusahaan atau dunia kerja dan juga dapat menambah berbagai ilmu pengetahuan tentang dunia industri.

Dosen STMIK Nusa Mandiri berharap ICON+ dapat menerima dengan tangan terbuka untuk kunjungan tahun berikutnya.

Universitas Jambi, 27 November 2019 – Rektor Universitas Jambi, Johni Najwan pada Rabu 27 November 2019, meresmikan pengoperasian Pojok Daring (Zona Internet Gratis) ICON+ di Kampus Universitas Jambi Mandalo. Dalam peresmian tersebut, Rektor Universitas Jambi juga didampingi oleh Direktur Electricity and Wholesale Business PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) Ardian Cholid.

Pojok Daring (Zona Internet Gratis) merupakan added value yang diberikan ICON+ untuk Universitas Jambi sebagai salah satu kontribusi ICON+ terhadap kemajuan pendidikan khususnya di wilayah Jambi. Pojok Daring (Zona Internet Gratis) juga merupakan kontribusi untuk peningkatan bandwidth per kapita yang diinisiasi oleh ICON+, anak perusahaan PT PLN (Persero) yang bergerak pada bidang penyediaan layanan telekomunikasi dan teknologi informasi.

Tujuan utama dari keberadaan Pojok Daring (Zona Internet Gratis) ialah peningkatan pendidikan melalui kemudahan akses informasi dan distance learning. Serta mendukung pendidikan berbasis digital dalam menyongsong era digital 4.0.

Selain di Kampus Universitas Jambi Mandalo, terdapat empat lokasi Pojok Daring (Zona Internet Gratis) lainnya yaitu Kampus Telanaipura, Kampus Pasar, Kampus Pondok Meja, Kampus Kedokteran Buluran Unja dan Kampus Telanai. Kedepan Pojok Daring (Zona Internet Gratis) juga akan hadir di Kampus Muara Bulian dan Kampus Sarolangun.

Dengan kehadiran Pojok Daring (Zona Internet Gratis) diharapkan  mahasiswa/i, para dosen dan seluruh civitas di UNJA dapat memanfaatkan seluas-luasnya jaringan koneksi internet di lokasi yang telah disediakan.

Dalam sambutannya, Ardian Cholid berujar, “Seperti arti sebilah keris Siginjai di paruh angsa putih pada lambang Universitas Jambi yang berarti ksatria. Maka, anggap saja Pojok Daring menjadi salah satu media perjuangan kita sebagai ksatria di era 4.0. Ksatria dalam menghadirkan internet andal untuk memberikan kemudahan akses informasi bagi civitas di Universitas Jambi”

Sementara itu, Rektor Universitas Jambi Johni Najwan berharap agar mahasiswa dapat memanfaatkan semaksimal mungkin pojok daring yang sudah di bantu oleh icon +.  “Saya berharap perkembangan dapat memberikan dampak yang positive serta memberikan manfaat besar bagi kita semua. Saya juga berharap mahasiswa bisa memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik mungkin,”bebernya.

Selain memberikan Pojok Daring, ICON+ juga menggelar Kuliah Umum untuk mahasiswa/i Universitas Unja dengan tema Revolusi Industri Digital 4.0. Sejumlah ICONers menjadi narasumber pada acara ini yaitu Rino Aulia, Ginanjar Martha, Satya Adi dan Fendy Kusuma Wardha.